2017 Diresmikan, Patung Dewa Tertinggi se-Asia Tenggara Kini Tinggal Kerangka

KABARINDONG – Warga di sekitar Kelenteng Kwan Sing Bio, Tuban, Jawa Timur geger. Itu setelah mendengar suara gemuruh yang berasal dari Patung Dewa Khong Co Kwan Sing Tee Koen.

Ya, patung tertinggi se Asia Tenggara itu tiba-tiba runtuh hingga menyisakan rangkanya saja. Runtuhnya, patung itu terekam video kemudian viral di media sosial (medsos).

Sebagian yang menduga, patung itu meledak. Sebagian lagi mengira bahwa patung itu roboh bak pohon tumbang. Namun, Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono menjelaskan, bahwa patung itu hanya rontok.

“Ya tiba-tiba rontok begitu, sesuai video yang beredar di medsos. Bukan meledak, bukan roboh ya tiba-tiba rontok saja,” katanya, Kamis (16/4).

Patung Dewa Perang Yang Mulia Kongco Kwan Sing Tee Koen setinggi sekitar 30 meter itu diresmikan sekitar 3 tahun lalu oleh Ketua MPR Zulkifli Hasan, pada 17 Juli 2017 lalu.

Pada Kamis pagi tadi sekitar pukul 10.00 Wib, patung tertinggi se Asia Tenggara yang berada di halaman belakang tempat ibadah Tri Dharma Tuban ini rontok.

“Tidak ada korban jiwa. Pada saat kejadian rontoknya patung situasinya juga sepi,” tuturnya.

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.