Aksi Heroik Dua Pelajar Saat Gagalkan Kejahatan

KABARINDONG – Usia Anissa Rodhotul Hannah memang masih belia. Namun urusan nyali, sungguh luar biasa. Ya, pelajar SMP di Madiun, Jawa Timur itu dengan berani menggagalkan aksi kejahatan yang dilakukan Sukirno (56).

Karena keberaniannya itu, Anissa dan Alfatir Devara Revlin mendapat apresiasi dan penghargaan dari Polres Madiun. Penghargaan diserahkan langsung oleh Kapolres Madiun, AKBP Eddwi Kurniyanto, Selasa (10/3).

Eddwi mengungkapkan, aksi heroik Anissa dilakukan pada Kamis (5/3) siang. Saat Anissa berada di rumahnya, Desa Banaran, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, tiba-tiba Sukirno datang dan berpura-pura menjadi petugas PLN yang akan memperbaiki sambungan kabel listrik.

Tanpa curiga, Anissa mempersilakan Sukirno masuk dan memeriksa kabel listrik rumahnya. Sesekali Anissa memperhatikan Sukirno mengotak-atik kabel.

Setelah itu, Sukirno memanggil Anissa untuk meminjam hand phone (HP) miliknya. Alihnya, HP untuk memfoto hasil kerjanya dan dikirim ke atasannya.

Mengetahui korban lengah, pelaku bergegas membawa kabur HP. Mengetahui Sukirno kabur, Anissa pun berteriak ‘maling’. Sang ibu yang mendengar teriakan anaknya langsung mengejar pelaku dengan sepeda motor. Anissa tak mau ketinggalan dan ikut mengejar.

”Anissa dibonceng ibunya saat mengejar pelaku,” tutur Eddwi.

“Saat berhasil mendekati pelaku, Anissa yang dibonceng ibunya kemudian menendang pelaku. Namun korban dan ibunya malah terjatuh,” tambah Eddwi.

Nah, Alfatair yang melihat kerjadian itu, langsung reaktif dan berusaha menghentikan pelaku. Sepeda motor yang dikendarainya sengaja ditabrakkan ke pelaku. Sukirno pun terjatuh dan ditangkap warga. Sedangkan Anissa mengalami luka di kaki kiri dan tubuhnya, ibunya luka ringan. Sementara Alfatair juga mengalami luka ringan. (yun)

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.