Bongkar Jaringan Narkoba Pasuruan, Polisi Amankan AMN, SR Kabur

KABARINDONG – Upaya Ditresnarkoba Polda Jawa Timur (Jatim) meringkus tersangka bandar narkoba di Pasuruan nyaris tak berbuah hasil. Ya, target yang hendak digerebek di sebuah rumah di Bangil, Kabupaten Pasuruan, kabur sebelum petugas datang.

Alhasil, rumah yang digerebek dalam kondisi kosong alias tidak ada penghuninya. Namun pada penggerebekan yang dipimpin Kanit II Subdit I Ditresnarkoba Polda Jatim, Kompol Gusti Bagus Sulasana tersebut ditemukan barang bukti 10 paket narkotika jenis sabu seberat 71 gram.

Sebelumnya, Polisi mensinyalir rumah tersebut dijadikan tempat pesta sabu-sabu. Akan tetapi, penggerebekan itu disinyalir bocor sehingga SR dan kawan-kawan yang menjadi target kabur.

Beruntung, Polisi mendapat informasi bahwa SR berada di Desa Jeruk, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Tak mau membuat waktu, polisi langsung bergerak menuju lokasi sesuai info yang masuk.

Hasilnya, polisi dapat mengamankan seorang tersangka berinisial AMN. Diamankan pula barang bukti dua poket sabu seberat 103 gram, dua lembar tisu, satu sendok kecil dan uang tunai Rp 200.000 dan sebuah handphone.

“Selanjutnya (AMN) kita interogasi namun barang tersebut didapat dari Budi. Budi beralamat tidak jelas dan orang ini yang kita tangkap juga tidak tahu Budi siapa karena mereka cuma komunikasi lewat handphone,” ujar Kanit II Subdit I Ditresnarkoba Polda Jatim Kompol Gusti Bagus Sulasana, Selasa (2/6).

Kepada petugas tersangka mengaku sabu tersebut didapat dari Budi dengan sistem ranjau. Sehingga keduanya tidak pernah bertemu dan berkomunikasi melalui telepon saja.

“Tersangka AMN ini sudah melakukan transaksi dua kali. Sekali transaksi 2 ons, sekitar 200gram. Biasanya pengambilan barang di daerah Purwosari, Kabupaten Pasuruan,” imbuh Gusti.

Akibat perbuatannya tersebut tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat 2 dan atau pasal 112 ayat 2 UU No. 35/2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara atau hukuman mati.

Saat ini polisi juga masih melakukan upaya pengembangan dan pengejaran pada tersangka SR. “Ini tersangka SR masih dalam pengejaran dan pelaku satunya sudah ditangkap berinisial AMN,” pungkasnya. (ism)

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.