Dinas PM, PTSP dan Naker Tuban Panggil Naker PT KSO Wika Jind

Dinas Penanaman Modal, PTSP, dan Tenaga Kerja Kabupaten Tuban Jawa Timur memanggil sejumlah pihak terkait untuk klarifikasi atas pelaporan beberapa tenaga kerja PT. KSO WiKA JIND yang belum mendapatkan hak kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, (23/7).

Hadir dalam pertemuan tersebut Perwakilan KSO PT.Wika Jind, beberapa pekerja, Kabid Pengawasan Ketenagakerjaan, Sarikat Buruh, dan karang Taruna Desa Remen.

Sebelumnya didampingi Ketua Bidang hubungan Industri SARBUMUSI Tuban , Rafiul Huda, Sejumlah pekerja dibawah PT. Wika Jind dalam projeck pengerjaan Terminal LPG di desa Remen Kecamatan Jenu Tuban mendatangi Kantor Tenaga Kerja Tuban untuk berkonsultasi terkait aturan untuk mendapatkan Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan , karena sudah hampir 6 bulan bekerja perusahaan belum memberikan mereka kartu BPJS Ketenagakerjaan.

Dalam media klarifikasi tersebut, Kabid. Pengawasan Ketenagakerjaan Tuban, Erni Kartikasari,SH memberikan penjelasan bahwa Wajib bagi perusahaan untuk mendaftarkan BPJS-K bagi Pekerjanya, agar para pekerja bisa bekerja dengan nyaman dan tentunya akan mampu memberikan kontribusi yang maksimal bagi perusahaan.

“Kita tadi memberikan arahan dan mendengarkan klarifikasi dari kedua belah pihak, karena ini masih tahap klarifikasi atas pelaporan yang masuk,”Terang Erni, saat dihubungi Kabarindong melalui ponselnya.

Lebih lanjut Erni menerangkan akan ada pertemuan tahap berikutnya berupa mediasi, pihak perusahaan masih akan melakukan pendataan bagi pekerja-pekerja yang belum terdaftar di kepesertaan BPJS-Ketenagakerjaan.

Sementara itu, pendamping pekerja, Rafiul Huda, menyambut positif hasil pertemuan ini, dan tetap akan melakukan pendampingan sampai apa yang menjadi Hak-hak pekerja terpenuhi.

“Iya, ini awal yang bagus kalo melihat respon dari pihak perusahaan, selain tentang BPJS-Ketenagakerjaan kita juga akan meminta rincian kerja Over time atau lembur,” Terang Rafiul.

“Kedepan kita berharap semua perusahaan yang masuk di Tuban , dengan kesadarannya memenuhi kewajiban untuk mendaftarkan para pekerjanya di kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, sehngga teman-teman pekerja bisa mendapatkan jaminan keselamatan kerja, dan kesehatan untuk keluarganya juga,”Pungkas Rafiul. (Ari/Kabarindong)

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.