Harga Bahan Pangan BPNT Wajib Dipampang, Begini Respon Agen E-Warong

Pemprov Jawa Timur melalui telah mengambil langkah cepat dalam mengakhiri polemik penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Tuban. Agar pengelolaan dan penyaluran BPNT transparan, agen E-Warung diwajibkan memampang harga bahan pangan.

Menanggapi hal itu, Koordinator Agen E-Warong, Roni Wahyudi mengaku menyambut positif, instruksi atau rekomendasi Pemprov Jatim yang disampaikan melalui Dinas Sosial (Dinsos) tersebut.

“Tentu saya mengapresiasi apa yang direkomendasi Kepala Dinas Sosial Pemprov Jawa Timur. Keterbukaan dari semua pihak, dalam program penyaluran BPNT sangat diharapkan agar tidak merugikan KPM (Kelompok Penerima Manfaat), ” ujar Roni kepada Kabarindong,com, Minggu (14/6).

Buka hanya harga, lanjut Roni, kualitas bahan pangan (Beras, Telur, Daging) untuk BPNT juga harus perbaiki. Pasalnya, percuma bila harga murah tapi kualitas bahan pangannya tidak seperti yang diharapkan.

“Ya kita berharap jangan sampai ada lagi kualitas beras yang kurang layak seperti yang sudah- sudah. Karena agen juga menjadi sasaran komplain KPM,” tandas Roni.

Terkait proses evaluasi yang diinisiasi Dinas Sosial Jawa Timur, Roni mengaku kecewa. Sebab, sebagai Koordinator Agen E-Warong, ia tidak dilibatkan dalam proses eveluasi.

“Saya sedikit kecewa selaku koordinator (Agen E-Warong) tidak diundang dalam forum kemarin. Sebenarnya banyak hal yang ingin saya sampaikan terkait permasalahan para agen. Karena selaku koordinator saya selalu menjadi curhatan dan laporan dari para agen lainya,” aku Roni.

“Tapi ada Agen E-Warong yang mewakili. Semoga ini menjadi awal yang baik bagi kita semua. Mari bekerja sesuai tupoksi masing-masing, bersama sama kita memberi pelayanan yang maksimal kepada KPM,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa akhirnya merespon polemik penyaluran dan pengelolaan BPNT di Kabupaten Tuban. Khofifah pun mengutus Kepala Dinas Sosial untuk menyelesaikan masalah, Sabtu (13/6) kemarin.

Kepala Dinsos Jatim mengumpulkan semua pihak terkait dengan penyaluran dan pengelolaan BPNT di Tuban. Itu dilakukan untuk evaluasi dan mencari jalan keluar dari permasalahan.

Dalam evaluasi itu, hadir Plt Kepala Dinas Sosial dan P3A Kabupaten Tuban, Korda TKSK Kabupaten, TKSK Kecamatan, Koordinator Kecamatan, Korda PKH Kabupaten, Perwakilan Pendamping PKH Kecamatan, Perwakilan Agen E-Warong, serta Perwakilan BNI. (ari/kabarindong)

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.