Jokowi Beri Waktu 2 Minggu Kepada Khofifah Turunkan Kurva Covid-19 di Jatim

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa diberi target dua pekan untuk menurunkan kurva penyebaran virus Corona di wilayahnya. Tidak kepalang tanggung, Presiden Joko Widodo yang memberi target itu.

Jokowi-sapaan akrab orang nomor satu di Indonesia-nampak kecewa dengan penanganan wabah Corona di Jawa Timur. Pasalnya, dalam berapa hari terakhir, Jawa Timur menyumbang kasus positif terbanyak.

Jokowi semakin tercengang ketika mendapat laporan bahwa 70 persen masyarakat di Jawa Timur tidak mengenakan masker. Padahal, mengenakan masker bagian dari protokol kesehatan dalam mencegah penularan virus Corona.

“Tadi disampaikan Bu gubernur dan Ketua Gugus Tugas bahwa angka positif yang terkena Covid di Jatim 183 kemarin. Ini terbanyak di Indonesia, hati-hati ini terbanyak,” kata Jokowi saat kunker ke Jatim, Kamis (25/6).

“Saya minta dalam 2 minggu pengendaliannya betul-betul kita lakukan bersama. Dan terintegrasi dari semua unit organisasi yang dimiliki di sini. Baik itu di gugus tugas, provinsi, kota dan di kabupaten seterusnya sampai ke rumah sakit, kampung, desa,” urai Jokowi.

Jokowi meminta seluruh elemen masyarakat di Jawa Timur terutama tokoh masyarakat dan tokoh agama ambil bagian dalam penanggulangi wabah Covid-19.

“Semua ikut bersama melakukan manajemen krisis sehingga betul-betul kita bisa mengatasinya dan menurunkan angka positif tadi,” imbuh dia.

Dalam tiga pekan terakhir, pertumbuhan kasus corona di Jatim terus naik. Sama dengan Jakarta, pekan teranyar (18-24 Juni) di Jatim juga mencatatkan rekor sebanyak 1.765 kasus. (ari/kabarindong)

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.