Lebak Diguncang Gempa, Warga Keluar Rumah Ucapkan Takbir

Gempa magnitudo 5,4 mengguncang Kabupaten Lebak, Banten. Gempa Lebak terjadi, berselang beberapa jam setelah gempa magnitudo 6,1 mengguncang Jepara, Jawa Tengah.

Kendati kekuatan gempa tidak sebesar gempa Jepara, namun gempa Lebak cukup membuat warga panik. Saat terjadi, banyak warga yang terpantau keluar rumah dan mencari lokasi aman.

“Terasa banget. Sampai kita (sekeluarga) semua keluar rumah,” ungkap Tita Nurlita, warga Rangkasbitung, Lebak, Banten, kepada Kabarindong.com, Selasa (7/7).

Bukan hanya Tita dan keluarganya, para tetangga juga berhamburan keluar rumah saat gempat terjadi. Menurut Tita, orang-orang nampak panik dan mengucapkan takbir.

“Banyak yang keluar rumah, ada yang adzan, ada yang takbir. Mereka terlihat panik,” tuturnya.

Tita bahkan menyebut sempat mual akibat guncangan gempa. Beruntung, gempa terjadi tidak terlalu lama. “Iya, sempat mual mau muntah. Tapi, Alhamdulillah tidak lama berhenti,” akunya seraya masih ada sedikit trauma masuk ke dalam rumah.

Seperti diketahui, gempa bumi magnitudo 5,4 mengguncang wilayah Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (7/7), sekitar pukul 11.44 WIB. Getaran gempa yang berpusat di Rangkasbitung itu terasa hingga Kota Serang, Banten.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa magnitudo 5,4 terjadi di 18 kilometer barat daya Rangkasbitung-Banten. Pusat gempa berada pada kedalaman 82 kilometer. (ddy/kabarindong)

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.