Pilkada Lamongan: Sengit, Kartika dan Sholahuddin Berebut Rekom PKB

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kebupaten Lamongan, Jawa Timur sudah hampir bisa dipastikan bakal diikuti tiga pasangan calon. Itu setelah bakal calon bupati yang berangkat dari jalur perseorangan sudah menemukan pasangannya.

Adalah Suhandoyo bakal calon Bupati Lamongan yang berangkat melalui jalur independen. Kabar terbaru, Suhandoyo akan menanggandeng M Su’udin untuk mendampinginya. Saat ini, pasangan independen tersebut masih menunggu hasil verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Dua bakal calon bupati lainya, yakni Yuhronur Efendi sudah hampir dipastikan akan berpasangan kalangan Nahdliyin. Sedangkan Kartika Hidayati masih dalam tahap penjajakan.

Untuk Kartika, DPW PKB Jawa Timur berencana menduetkan dengan Sholahuddin. Wacana menduetkan Kartika-Sholahuddin juga pernah diungkapkan Wakil Sekretaris DPW PKB Jawa Timur, Fauzan Fuadi.

Akan tetapi, duet Kartika Sholahuddin sepertinya sulit terwujud. Itu karena, baik Kartika maupun Sholahuddin tidak ada yang mau mengalah untuk dijadikan nomor dua. Keduanya juga percaya diri, bakal mendapatkan rekomendasi dari PKB untuk menjadi bakal calon bupati.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Lamongan, Saim mengklaim partainya akan koalisi dengan PKB. “Ya, sampai saat ini saya aktif berkomunikasi dengan ketua DPC PKB Lamongan terkait koalisi di Pilbup yang akan datang,” kata Saim.

Jika PDIP dan PKB benar jadi koalisi, maka Kartika yang akan gigit jari. Pasalnya, Sholahuddin akan berpasangan dengan Saim.

Sekadar diketahui, Saim santer dikabarkan menjadi cawabup Sholahuddin. Namun hingga saat ini masih belum mendapatkan surat mandat dan rekomendasi secara tertulis dari DPP PDIP.

Sementara DPC Partai Demokrat Lamongan belum membuka informasi terkait rekomendasi pada Pemilukada nanti. “Sampai hari ini belum ada informasi. Mestinya rekomendasi paling lambat Agustus karena September sudah memasuki masa pendaftaran,” kata Debby

Lebih lanjut Debby mengatakan rekomendasi partainya memang belum turun. Tetapi, dia mengaku hanya tinggal menunggu saja dari DPP.
(dum/kabarindong)

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.