Satpol PP Razia Tempat Karaoke, 8 Pemandu Lagu Diamankan

Petugas Satpol PP merazia dua tempat karaoke komersial di Kecamatan Kembangbahu Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Selasa (23/6) malam. Itu karena, dua tempat tersebut nekat buka meski di masa pandemi Covid-19.

Razia terpaska dilakukan mengingat aturan terkait opersional tempat hiburan di masa pandemi dari Pemkab Lamongan belum dicabut.

“Ya, larangan operasional tempat hiburan masih berlaku. Karena kami lakukan razia untuk kafe karaoke yang nekat buka dimasa pendemi ini,” kata Suprapto, Kasatpol PP Lamongan, Kamis (24/6).

Karena dianggap melanggar ketentuan, Suprapto mengaku telah menutup dua tempat karaoke yang dirazia. Dalam razia, petugas Satpol PP mengamankan dua pemilik dan delapan pemandu lagu (Purel) serta 96 miras dalam berbagai merek.

“Dua pemilik karaoke kita kenakan tindak pidana ringan. Sedangkan delapan pemandu lagu kita karantina di kantor sampai ada pihak keluarga yang menjemputnya,” ujar Suprapto.

“Sebagai bentuk pembinaan, kami meminta kepada keluarga mereka, baik orang tua maupun suami, untuk menjemput mereka dengan diketahui oleh kepala desa,” punkasnya .

Sekadar diketahui, selama masa pandemi Covid-19 Pemkab Lamongan memberlakukan aturan penutupan tempat karaoke sampai batas waktu ditentukan. Hal itu guna meminimalisir penyebaran virus Corona yang semakin meluas. (dum/kabarindong)

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.