Tega, Di Probolinggo Anak Gugat Ibu Kandung

Kasih sayang Nasie terhadap ibu kandungnya, Surati benar-benar sudah mati. Betapa tidak, Nasie tega menggugat Surati ke Pengadilan Negeri Kraksaan Kelas 1 B, Probolinggo, Jawa Timur.

Selain menggugat ibu kandungnya, adik dan sepupunya juga digugat oleh Nasie.

Gugatan anak terhadap ibu kandungnya itu, berawal dari masalah tanah seluas 3.874 meter persegi yang diklaim milik tergugat. Dan, kasus tersebut telah disidangkan pada Rabu, (5/8) lalu.

Surati tak pernah menyangka jika anak kandungnya tega terhadapnya. Surati mengaku telah mengasuh Nasie dari lahir hingga dewasa. Bahkan, saat Nasie menikah, Surati turut membiayainya.

“Saya sedih, karena saya gak menyangka akan diperlakukan seperti ini. Mulai dari kandungan sampai lahir, saya yang merawatnya. Bahkan sampai menikah, ayah tirinya yang membiayai,” ujar Surati dengan bahasa Madura.

Terkait masalah konflik ibu dengan anak kandungnya itu, menurut Taufik, pendamping penggugat, sudah dilakukan mediasi antara tergugat dan penggugat. ” Penggugat hanya ingin tanah yang ditempati tergugat dikembalikan. Karena penggugat memiliki sertifikat tanah warisan tersebut,” ujar Taufik.

Dalam sidang perdana yang Diketuai Majelis Hakim PN Kraksaan, Syariffudin menyarankan permasalahan ini dimediasikan dulu.

Berdasarkan informasi yang didapat, tanah yang menjadi permasalahan ini adalah milik Sitrap (ibu tergugat). Sejak kematianya pada 2015, tanah tersebut dihibahkan ke cucunya yakni penggugat. (abe/kabarindong)

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.