Tolak UU Cipta Kerja, PMII Tuban Datangi Kantor DPRD

Kabarindong. Ratusan Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Tuban mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tuban Jawa Timur untuk menyuarakan penolakan terhadap Omnibus Law Undang-undang Cipta kerja yang baru disahkan (08/10)

Ketua PC.PMII Tuban, M.Chaniif Muayyad, dalam aksi ini mengatakan bahwa dengan adanya UU Cipta Kerja Pemerintah dan DPR telah memfasilitasi kepentingan monopoli korporasi yang akan merugikan masyarakat khususya kaum buruh dan pekerja .

“Secara tegas kita menolak disahkanya UU Cipta Kerja ini, dan mendorong DPRD Kabupaten Tuban untuk menyampaikan rekomendasi penolakan ini ke DPR RI dan Presiden,” Tegas Channif

Lebih lanjut, M.Channif juga megatakan ada sembilan poin tuntukan yang diajukan oleh PC.PMII Tuban, yang pada intinya menuntut Pemerintah dan DPR RI untuk mencabut pengesahan UU Omnibus Law Cipta Kerja.

Dalam aksi kali ini, H.M Miyadi, Ketua DPRD Kabupaten Tuban bergabung untuk menemui para demonstran serta berjanji akan menindak lanjuti dan menyampaikan ke DPR RI tuntutan yang telah disampaikan oleh para demonstran

“Saya siap menandatangani apa yang menjadi tuntutan aksi ini, dan bersama-sama meneruskan rekomendasi ke DPR RI,’ Terang Miyadi

Sekretaris DPC.PKB Tuban ini juga menyarankan kepada peserta demontrasi agar dalam aksinya tetap menggunakan prosedur kesehatan agar tetap terjaga dari penularan covid-19

“Terima kasih atas kedatangan sahabat-sahabat semua, boleh aksi tapi kita tetap harus patuhi protokol kesehatan karena masih dalam masa pandemi covid-19,”Pungkas Miyadi

Sementara itu dari pantaun kabarindong.com dilapangan disisi lain pintu masuk kantor DPRD Tuban mulai berdatangan kelompok buruh dan elemen mahasiswa lainya untuk melakukan aksi dengan tuntutan serupa.

(dum/Kabarindong)

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.