AHY Temui Jokowi

Kabarindong – Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Pandjaitan mengaku tak tahu sejak kapan Ketua Komando Satuan Tugas Bersama Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono memiliki nomor polisi B 2024 AHY untuk mobilnya.

Deretan angka tersebut tampak menempel di mobil Toyota Land Cruiser hitam yang ditumpangi AHY saat berkunjung ke Istana sore tadi untuk bertemu Presiden Joko Widodo. Meski begitu, Hinca menilai nomor tersebut bagus. Dia pun menduga-duga makna di balik angka tersebut.

“Wah…bagus ya. Aku juga baru tahu. Siap untuk 2024, mungkin itu maksudnya,” kata Hinca melalui pesan kepada Tempo, Kamis malam, 2 Mei 2019.

Hinca tak menjelaskan lebih lanjut soal nomor polisi tersebut dan siap untuk 2024 yang dia maksud. Di sisi lain, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief mengklaim tak ada makna khusus di balik angka itu. Dia mengatakan angka itu hanya kebetulan.

“Enggak ada hubungan apa-apa. Kebetulan aja,” kata Andi Arief melalui pesan singkat, Kamis malam, 2 Mei 2019.

Andi pun menyebut nomor polisi itu sudah lama dipakai AHY. Namun, dia tak merinci tepatnya sejak kapan. “Setahu saya sudah lama,” ujarnya.

AHY memang digadang-gadang menjadi calon pemimpin masa depan. Banyak pihak memperkirakan mantan calon gubernur DKI Jakarta ini akan maju di pemilihan presiden 2024.

Wakil Presiden Jusuf Kalla, salah satunya. JK menyarankan AHY dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mencalonkan diri di pilpres 2024 saja. Saran itu diutarakan JK saat nama AHY dan Anies santer disebut-sebut sebagai kandidat presiden atau wakil presiden.

“Saya bilang ke yang muda-muda, ‘Masa Anda adalah 2024’,” kata Kalla dalam wawancara dengan Tempo di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa, 2 Juli 2018.

Kalla menilai AHY belum cukup senior jika mesti menjadi calon presiden di 2019. Selain itu, elektabilitasnya di sejumlah lembaga survei masih kecil. Menurut dia, jika AHY ingin maju di pilpres 2019, maka posisi yang tepat adalah calon wakil presiden.

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.