Jokowi dan Pejabat Gelar Salat Istisqa

Kabarindong – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sebagian Pulau Sumatera dan Kalimantan kian mengkhawatirkan. Api tak kunjung padam, pemerintah pun menuai kritik pedas dari warga.

Seperti tak ingin terus dikritik, Presiden Joko Widodo memutuskan bertandang ke Pekanbaru, Riau, Selasa, (17/9). Sebelum meninjau, Jokowi (panggilan akrab Presiden) bersama para pejabat lainnya, melaksanakan salat meminta hujan atau salat istisqa di Masjid Amrulloh, Pekanbaru, Riau.

Setelah melakukan salat meminta hujan, Jokowi melakukan peninjauan saat penanganan kebakaran di Desa Merbau, Kecamatan Bunut, Pelalawan, dekat dengan ibu kota Provinsi Riau, Pekanbaru.

Hingga saat Jokowi hadir ke Provinsi Riau, terlihat dalam foto kabut asap pekat masih menyelimuti di jalan Soekarno Hatta, kota Pekanbaru.

Dampak karhutla tidak saja dirasakan oleh masyarakat akibat kabut asapnya, melainkan juga satwa yang habitatnya ikut terbakar.

Banyak pihak menilai, situasi tersebut seharusnya belajar dari situasi kahutla yang terjadi pada 2015 silam. Pasalnya, pada waktu itu kahutla ditetapkan sebagai bencana nasional.

Dengan ditetapkan sebagai bencana nasional, negara bisa mengerahkan seluruh sumber dayanya untuk menangani permasalahan ini, serta mencegah dampak yang lebih luas.

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.