Sekjen PA 212 Jadi Tersangka Kasus Penculikan Ninoy

KABARINDONG – Polisi terus menyusut kasus penculikan yang disertai penganiayaan terhadap Ninoy Karundeng. Ya, aktivis media sosial tersebut diculik dan dianiaya oleh sekelompok orang.

Teranyar, jajaran Polda Metro Jaya menetapkan Bernard Abdul Jabbar sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Hal itu diungkapkan Kadiv Humas Polda Metro Jaya Argo Yuwono, Selasa (8/10).

Menurutnya, Abdul Jabbar diduga kuat turut dalam aksi penculikan dan penganiayaan terhadap Ninoy.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka apakah Sekjen Persaudaraan Alumni 212 itu akan langsung ditahan? Argo belum bisa memastikan. Itu karena surat penahanannya masih di tangan penyidik. “Saya cek dulu suratnya sudah ada atau belum,” tutur Argo.

Bernard ditetapkan sebagai tersangka setelah diperiksa oleh Polda Metro Jaya sejak Senin (7/8) siang.

Bernard diketahui turut mengintimidasi Ninoy. Polisi juga menyebutkan Bernard berada di lokasi kejadian saat Ninoy diculik dan dianiaya.

Seperti diketahui, sekelompok orang yang berunjuk rasa membawa paksa Ninoy Karundeng yang sedang mendokumentasikan pedemo terkena gas air mata di Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Senin (30/9).

 Massa merampas telepon seluler dan membawa paksa Ninoy ke sebuah tempat di sekitar lokasi kejadian. Para pelaku juga memeriksa foto dan dokumentasi telepon seluler Ninoy, bahkan menganiaya relawan Jokowi tersebut. Usai mengalami penganiayaan, Ninoy dilepas pada Selasa (1/10). Selanjutnya korban melaporkan penganiayaan yang dialaminya ke Polda Metro Jaya.

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.