Ahmad Dhani Mengiba, Minta Agar Tak Dituntut Lebih Berat dari Ahok

Kabarindong – Ahmad Dhani mengiba. Dia meminta agar Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak mengajukan tuntutan hukuman yang berat. Apalagi lebih berat dari tuntutan hukuman Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

“Saya boleh memohon kepada JPU dan Pak Hakim? Saya mohon kepada JPU supaya tuntutannya jangan lebih dari Ahok,” kata Ahmad Dhani di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Jakarta Selatan, Senin (5/11).

Sekadar diketahui, JPU akan membacakan membacakan tuntutan hukuman terhadap Ahmad Dhani pada 19 November. Ahmad Dhani didakwa dengan Pasal 45 ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik juncto Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang ITE juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

Ahmad Dhani menyebut kasus Ahok lebih heboh disbanding dengan kasus yang dilakukan. Sebab, dalam kasus Ahok, banyak orang yang melakukan demonstrasi.

“Sekali lagi saya minta kepada jaksa supaya menuntut saya jangan lebih dari Ahok, karena (kasus) Ahok lebih berat. Masa Ahok sudah bikin heboh se-Indonesia sampai jutaan orang datang ke Jakarta hanya untuk tuntut Ahok. Kalau saya dituntut lebih dari Ahok kan nggak mungkin. Secara logika itu kan menghina logika hukum Indonesia,” ujar Dhani.

Sementara itu, Hendarsam salah satu kuasa hukum Dhani menjelaskan yang dimaksud kliennya. Selama ini JPU menilai cuitan Dhani berkaitan dengan kasus Ahok.

“Yang dimaksud Ahmad Dhani, kalau jaksa beranggapan cuitan Mas Ahmad Dhani ini dikaitkan dengan Ahok, ya harusnya nggak bisa lebih berat dari Ahok dong,” katanya.

”Kita nggak akui itu suatu kaitan. Tapi, kalau dikaitkan dengan pemikiran jaksa seperti itu, ya harusnya seperti itu, nggak bisa lebih dari itu,” ujar Hendarsam. Dan diketahui, Ahok dituntut hukuman 1 tahun penjara dengan masa percobaan 2 tahun. (wan)

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.