Babinsa Pekojan Tewas Ditusuk, Begini Reaksi Andika Perkasa

KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa mengintruksikan jajarannya melakukan investigasi atas terkait kasus penusukan yang mengakibatkan tewasnya Babinsa Pekojan, Tambora Kodim 0503/JB, Serda Saputra di depan Hotel Mercure, Tambora, Jakarta Barat, Senin (22/6).

“Saya perintahkan, lakukan investigasi menyeluruh, kejar, jangan sampai walk away begitu saja,” kata Andika di Mabesad, Jakarta, Rabu (24/6).

Saat ini, kata Andika, kasus tersebut telah ditangani oleh polisi militer. “Iya, sedang ditangani oleh polisi militer. Haruslah, kita harus proses hukum sampai tuntas. Enggak boleh gitu-gitu. Apa pun masalahnya enggak boleh main hakim sendiri,” kata jenderal bintang empat ini.

Lebih lanjut Andika mengaku akan segera memanggil Komandan Pusat Polisi Militer TNI AD (Danpuspom TNI) untuk meminta kejelasan kasus tersebut. “Hari ini akan saya panggil Danpuspom,” tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI M. Zaenal membenarkan bahwa pelaku penganiayaan terhadap Serda Saputra adalah oknum prajurit Marinir. “Benar, yang bersangkutan adalah prajurit Marinir TNI AL,” kata Zaenal ketika dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Selasa (23/6).

Pelaku penganiayaan itu sudah ditangkap dan dalam penyelidikan di Polisi Militer TNI AL. Pelaku, kata Dandim 0503/JB Kolonel Kav. Valian Wicaksono, diduga oknum TNI AL saat ini telah diamankan oleh POM TNI.

“Oknum, ya. Saat kejadian yang bersangkutan (pelaku) mengaku demikian,” kata Valian di Jakarta, Senin (22/6).

Adapun pelaku yang tengah dilidik merupakan pelaku utama. Namun, Valian tak dapat memastikan apakah pelaku penusukan terhadap Serda Saputra hanya satu orang atau lebih.

“Dalam penyelidikan, kami sudah lihat CCTV dan sebagainya. Akan tetapi, nanti apakah yang lain terlibat atau gimana itu ‘kan nanti dari hasil penyelidikan,” kata Valian menjelaskan.

Valian tidak menjelaskan secara detail di mana pelaku tersebut ditemukan. Namun, kata dia, pelaku telah ditangkap pada Senin pagi.

Penusukan itu bermula saat Serda Saputra bertugas di Hotel Mercure yang berlokasi di Jalan Kali Besar, Tambora, Jakarta Barat, Senin (22/6) dini hari. Tiba-tiba terjadi keributan di dalam hotel. Pada saat itu Serda Saputra berusaha menyelesaikan perselisihan tersebut.

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.