Polda Jabar Usut Penyelewengan Dana Bansos

Dana Bantuan Sosial (Bansos) di wilayah Jawa Barat (Jabar) diduga diselewengkan. Saat ini, dugaan penyelewengan dana untuk pemulihan ekonomi masyarakat akibat pandemi tersebut tengah diselidiki pihak Polda Jabar.

Menurut Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Saptono Erlangga dari 13 kasus peyelewengan dana bansos yang tengah diselidiki. tujuh kasus di antaranya ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Barat.

Sedangkan sisanya, kata dia, ditangani oleh jajaran polres setempat. “Jadi yang tujuh perkara yang ditangani Ditreskrimsus itu penyelewengan dana bansos laporannya, tapi semuanya statusnya masih dalam penyelidikan,” kata Erlangga di Polda Jawa Barat, Kota Bandung, Selasa (28/7).

Lebih lanjut diungkapkan, tujuh kasus yang saat ini ditangani Ditreskrimsus, masing-masing di Sukabumi, Majalengka, Subang, Garut, Bogor Indramayu, dan Cianjur.

Sedangkan enam kasus yang ditangani oleh jajaran polres, berada di Karawang, Tasikmalaya, dan Indramayu.

Di Kabupaten Indramayu, lanjut Erlangga, ada empat kasus penyelewengan dana bansos. “Yang ditangani Polres Indramayu ada empat, pemotongan BLT, pungli BLT, dan pungli bansos,” kata dia.

Menurutnya, rata-rata modus yang terjadi dalam penyelewengan bansos itu yakni pemotongan atau penggelapan dana bansos. Misalnya, kata dia, dari dana Rp 600 ribu yang menjadi hak masyarakat itu dipotong oleh pihak-pihak tertentu.

“Ini masih dalam penyelidikan, kami belum bisa menyebutkan motifnya,” kata dia. (antara/kabarindong)

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.