Kampus Peduli Beri Modal Usaha Para Guru Ngaji

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat bersama Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir IBN Tegal, Jawa Tengah berbagi. Melalui program kampus peduli, mereka menyalurkan bantuan usaha kepada sejumlah guru ngaji.

Salah satunya, Rokhmatun, seorang guru ngaji di Desa Banjaranyar Kecamatan Balapulang Kabupaten Tegal, Jumat (26/6) yang diberi bantuan usaha ternak ayam.

Menurut Saepudin Wakil rektor IBN Tegal, bantuan modal usaha ternak ayam yang diberikan kepada Rokhmatun senilai Rp 2 juta. Bantuan tersebut untuk dibelikan sejumlah ayam ternak dan uang untuk pemeliharaan dan pembuatan kandang sederhana.

“Bu rokhmatun yang keseharianya sebagai buruh tani bersama suami Rojai, layak mendapat bantuan dari kampus peduli. Sebab, sebelumnya belum pernah mendapatkan bantuan Covid-19 dari pemerintah,” tutur Saepudin seraya mengatakan program kampus peduli merupakan program galang donasi melalui webinar internasional yang diselenggarakan IBN Tegal beberapa waktu lalu..

Dalam penyaluran bantuan juga disaksikan oleh Kades Banjaranyar dan beberapa tokoh penggiat sosial lainya. “Dengan bantuan ternak ayam diharapkan keluarga Bu Rokhmatun bisa lebih produktif dan mendapat penghasilan tambahan untuk memenuhi kebutuhan hidup dan sekolah anak-anaknya,” harap Saepudin.

Selain memberikan bantuan modal usaha ternak ayam, Kampus Peduli juga menyalurkan paket sembako dan uang tunai kepada sejumlah 40 guru ngaji yang tersebar di beberapa tempat masing-masing Rp 300 ribu.

“Hari ini juga kami bersama tim kampus peduli, berkeliling ke beberapa guru ngaji untuk menyalurkan sembako dan uang tunai,” kata Fatkhudin Ketua LPPM IBN Tegal.

Dia berharap, setelah program kampus peduli tahap awal selesai disalurkan, akan ada program kampus peduli berikutnya dengan membuat kegiatan-kegiatan yang sejalan dan menggandeng para donatur untuk saling berbagi terhadap orang yang membutuhkan.

“Kami sangat berterima kasih kepada seluruh dontur yang sudah mendonasikan uangnya untuk membantu para guru ngaji, ustadz dan kyai di kampung. Semoga amal ibadah para donatur menjadi berkah,” harapnya. (ism/kabarindong)

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.