Pramono Edhie Wafat, Ketum BMI: Beliau Kader Terbaik Demokrat

Keluarga besar Partai Demokrat tengah berduka. Itu setelah, Ketua BPOKK Partai Demokrat, Pramono Edhie Wibowo meninggal dunia, Sabtu (13/6) sekitar pukul 19.30 WIB.

Ketua Umum DPP Bintang Muda Indonesia (BMI) Farkhan Evendi mengaku turut berduka cita atas wafatnya mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu. Menurut Farkhan, almarhum merupakan salah satu kader terbaik Partai Demokrat.

“Bagi kami, beliau kader terbaik Partai Demokrat. Sosok yang kebapakan dan penjaga bara semangat partai. Jadi wajar bila kami sangat berduka atas kepergian beliau,” ujar Farkhan kepada Kabarindong.com, Sabtu (13/6).

Farkhan juga meyakini, duka mendalam juga dirasakan keluarga Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Itu karena, almarhum adalah adik kandung Ani Yudhoyono, ibunda AYH yang wafat setahun lalu.

“Baru setahun Ketum AYH ditinggal ibundanya. Dan, kini pamannya yang menyusul Bu Ani ke surga,” tutur Farkhan.

Farkhan pun menyerukan kepada anggota dan kader BMI untuk mendoakan almarhum. “Kami menyerukan doa dan shalat gaib atas meninggalnya beliau,” tandasnya.

Seperti diketahui, Pramono Edhie Wibowo meninggal dunia, Sabtu (13/6) pukul 19.30 WIB. Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang juga keponakan almarhum menyampaikan duka mendalam.

“Innalillahi wa innailaihi roji’un. Telah meninggal dunia paman kami, Jenderal TNI (Purn) Pramono Edhie Wibowo, Kepala Staf Angkatan Darat (2011-2013), Kepala BPOKK Partai Demokrat (2015-2020) pada hari Sabtu sekitar pukul 19.30 WIB karena sakit,” kata AHY dalam pernyataan tertulis, Sabtu malam.

AHY pun meminta masyarakat membukakan pintu maaf atas kesalahan atau khilaf yang pernah dilakukan almarhum semasa hidupnya.

“Semoga beliau husnul khatimah. Segala amal ibadah dan pengabdian beliau diterima, diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” tutur AHY. (ism/kabarindong)

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.