Ledakan Dahsyat Hancurkan Kawasan Pelabuhan Beirut

Kawasan pelabuhan Beirut, Lebanon, Selasa (4/8) sore waktu setempat mendadak mencekam. Itu setelah terjadi ledakan dahsyat yang menghacurkan kawasan tersebut.

Belum diketahui penyebab terjadinya ledakan semi bom nuklir tersebut. Yang jelas, dari laporan kantor berita Reuters malam ini WIB, menunjukkan asap tebal membumbung dari sejumlah titik. Dan, terlihat sejumlah gedung bertingkat dalam kondisi berantakan.

Dalam tayangan melalui akun Facebook milik Reuters malam ini, belum ada narasi apapun terkait kejadian itu. Hanya suara sirine dan ambulans serta pasukan keamanan lalu lalang di lokasi ledakan.

Sekadar diketahui, sebelumnya Menteri Pertahanan Israel, Benny Gantz memperingatkan pemimpin kelompok Hezbollah Lebanon, Sayyed Hassan Nasrallah, tentang bahaya jika “melintasi garis merah”. Ancaman itu bisa ditujukan secara pribadi maupun negara Lebanon.

Ancaman Gantz muncul melalui pernyataan tertulis yang diterbitkan kantornya, Selasa (4/8/2020) lalu dikutip Al Masdar New Network.

“Jika Nasrallah berpikir melanggar garis merah, ia akan menerima respons menyakitkan yang akan mengingatkannya pada kesiapan tinggi negara Israel. Dan itu akan membahayakan Lebanon,” kata Gantz.

Dan pada 28 Juli 2020 lalu, tentara Israel menyampaikan bahwa mereka telah menggagalkan operasi sabotase di wilayah perbatasan Jabal Roos dengan Lebanon.

Sejumlah gerilyawan Hezbollah Libanon menurut pihak Israel, menyusup ke wilayah Israel. Serangan itu bisa digagalkan. Tidak ada korban di pihak pasukan Israel.

Hezbullah membantah klaim Israel itu, dan menegaskan, mereka tidak melakukan gerakan apapun di perbatasan.

“Semua yang media musuh klaim tentang menggagalkan operasi infiltrasi dari wilayah Lebanon ke Palestina yang diduduki,” kata kelompok milisi Syiah Lebanon itu.

“Peristiwa di sekitar lokasi pendudukan di Sheba. ‘a Farms tidak benar sama sekali, dan ini upaya untuk menciptakan kemenangan palsu,” lanjut mereka. (yab/kabarindong)

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.