Daerah Lain Bersiap Sambut Era New Normal, Di Tangsel PSBB Diperpanjang

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di sejumlah daerah tidak diperpanjang. Termasuk daerah yang masih zona merah seperti Surabaya, Jawa Timur sudah tidak lagi diberlakukan PSBB.

Pasalnya, selama PSBB diberlakukan masih banyak masyarakat yang tidak mematuhi. Seperti tidak mengenakan masker, masih berkerumun lebih dari lima orang dan sebagainya.

Namun, tidak demikian dengan Pemkot Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Ya, Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany memilih memperpanjang PSBB, bahkan diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Lokal (PSBL) hingga 14 hari ke depan terhitung mulain tanggal 29 Juni 2020.

“Konsep pembatasan sosial berskala lokal (PSBL) atau berbasis lingkungan RT/RW karena terbukti bisa menekan jumlah zona merah yang ada di Kota Tangsel,” ujar Airin Rachmi Diany dalam keterangan tertulisnya, Senin (29/6).

Airin menjelaskan, perpanjangan PSBB di Tangsel senafas dengan aturan Gubernur Banten, Wahidin Halim yang memperpanjang PSBB di Tangerang Raya. Perpanjangan PSBB dilakukan karena kesadaran masyarakat menjalani protokol kesehatan seperti penggunaan masker baru mencapai 76 persen.

Diharapkan masyarakat Tangsel lebih peduli tertib dalam menerapkan protokol kesehatan seperti penggunaan masker dan menjaga jarak.
“Pak Gubenur sudah memutuskan perpanjang PSBB dari 28 Juni hingga 12 Juli mendatang. Sering cuci tangan, jaga kesehatan dan pola makan, tetap jaga jarak,” ujar Airin.

Ia mengatakan, dalam perpanjangan PSBB ini akan ada kelonggaran untuk beberapa sektor. Namun, dia tidak menjelaskan sektor mana yang dimaksud. “Ada pelonggaran di beberapa sektor dalam ketentuan PSBB kali ini,” ujar Airin. (ddy/kabarindong)

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.