Kabar Dari Wagub DKI Bikin Pengusaha Tempat Hiburan Gigit Jari

Para pengusaha tempat hiburan di DKI Jakarta harus gigit jari. Itu setelah Pemprov DKI memutuskan membatalkan rencana akan membuka sejumlah tempat hiburan dalam ruangan, seperti bioskop.

Keputusan membatalkan rencana membuka tempat hiburan, seiring dengan kebijakan Pemprov DKI yang memperpanjang masa pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi.

Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. Masa PSBB Transisi diperpanjang, mengingat penyebaran virus Corona (Covid-19) di Ibu Kota tidak kunjung menurun.

“Di masa PSBB Transisi perpanjangan ini, semula ada (rencana) membuka beberapa unit kegiatan, di bioskop, ruang rekreasi, ruang tertutup lainnya. Tapi kami tidak jadi membuka,” kata Riza di Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (17/7).

Lebih lanjut Riza menjelaskan, bahwa pada masa PSBB Transisi yang diperpanjang hingga 30 Juli ini pihaknya bakal meningkatkan penegakan disiplin protokol kesehatan. Menurut Riza, sejauh ini masyarakat kurang disiplin dalam menjalankan sejumlah protokol kesehatan.

Riza memastikan, seluruh petugas Satpol PP dan sejumlah aparatur sipil negara (ASN) di wilayah Pemprov DKI bakal mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan dengan ketat.

“Kami tahu Satpol PP dan seluruh aparat lainnya sudah bekerja melakukan penegakan. Jadi kami minta seluruh unit kegiatan untuk patuh dan disiplin,” tutur Riza.

Di sisi lain, kata Riza, selama PSBB transisi ini Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas testing PCR, contact tracing, hingga treatment kepada pasien positif. Menurut dia, peningkatan kapasitas testing ini dibutuhkan untuk mengidentifikasi penyebaran virus di wilayah Ibu Kota.

“Tujuannya adalah dalam rangka mempercepat identifikasi penyebaran Covid-19, sehingga kita bisa melakukan penanganan, penanggulangan, dan pencegahan,” pungkasnya. (yab/kabarindong)

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.