Warga Jakarta Diancam Denda Minimal Rp 5 Juta Bila Menolak Vaksin Corona

Pemerintah bersiap melakukan vaksinasi virus Corona. Bahkan, vaksin yang akan disuntikkan sudah tiba di Tanah Air. Seiring dengan itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengingatkan warga Jakarta yang menolak vaksinasi Covid-19.

Menurut Ariza-sapaan akrabnya-ada sanksi bagi warga yang menolak divaksi. Saksi itu telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Covid-19.

“Jadi bagi warga negara, khususnya warga Jakarta yang menolak divaksin juga kita perlakukan sama seperti menolak di-swab atau kubur pemakaman jenazah sesuai protokol Covid yang dendanya sanksi besarnya Rp 5 juta kalau terjadi pemaksaan/kekerasan ditingkatkan menjadi Rp 7 juta,” kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (6/1).

Ariza tak menampik ada warga yang ragu terhadap vaksin. Namun ia meminta warga tak perlu khawatir, sebab pemerintah pusat dan daerah bertanggung jawab sepenuhnya terhadap vaksinasi itu.

“Bahkan Pak Jokowi menjadi orang yang pertama yang ingin disuntik. Jadi warga negara enggak perlu khawatir atau takut terkait vaksin. Kami bertanggung jawab sepenuhnya atas nama negara terhadap kesehatan dan keselamatan warga,” pungkasnya.

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.