Makin Mengkhawatirkan, Jokowi Pimpin Langsung Rapat Penanganan Corona di Jatim

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal melakukan kunjungan kerja ke Jawa Timur (Jatim) hari ini, Kamis (25/6). Kunjungan ini dilakukan Jokowi di tengah lonjakan kasus positif virus corona (Covid-19) di Jatim.

Sesuai agenda yang diterima dari Sekretariat Presiden, Jokowi bertolak dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta sekitar pukul 08.00 WIB. Ia dijadwalkan berkunjung ke Kota Surabaya dan Kabupaten Banyuwangi.

Jokowi akan memimpin rapat untuk membahas penanganan Covid-19 di Jatim. Sementara saat berkunjung ke Banyuwangi, Jokowi akan meninjau dua titik destinasi pariwisata untuk kesiapan protokol new normal.

Kunjungan Jokowi pun telah dikonfirmasi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa kemarin. Namun, Khofifah tak menjelaskan secara rinci detail agenda kedatangan Jokowi.

Kunjungan ini merupakan kali pertama yang dilakukan Jokowi sejak pandemi virus corona di Indonesia. Awalnya Jokowi berencana melakukan kunjungan kerja ke Jawa Tengah pekan lalu, namun urung dilakukan.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung belum lama ini mengatakan, Jokowi sudah merindukan untuk segera blusukan. Namun dengan pertimbangan kondisi saat ini, Pramono mengatakan Jokowi hanya akan blusukan ke wilayah yang termasuk zona hijau atau minim risiko persebaran Covid-19.

“Setelah melihat perkembangan yang ada, hampir 100-an daerah hijau. Presiden tetap akan berkunjung ke beberapa daerah hijau dan menyatakan siap bekerja tapi tetap menjaga kesehatan,” kata Pramono.

Namun Pernyataan tersebut berbanding terbalik dengan rencana blusukan Jokowi ke Jatim hari ini. Jatim diketahui menjadi zona merah Covid-19 lantaran kasus positif yang terus melonjak signifikan. Berdasarkan data Gugus Tugas Covid-19 per (24/6), kasus positif corona di Jatim mencapai 10.298 orang. Sebanyak 2.955 orang di antaranya dinyatakan sembuh dan 750 orang lainnya meninggal dunia.

Jumlah tersebut selisih tipis dengan DKI Jakarta yang menjadi provinsi dengan kasus positif terbanyak yakni 10.404. Jokowi sendiri menaruh perhatian khusus pada Jatim lantaran jumlah kasus yang terus meningkat. Ia meminta pelibatan TNI untuk membantu penanganan Covid-19 di wilayah yang kini dipimpin Khofifah dan Emil Dardak itu. (rie/kabarindong)

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.