Penumpang Garuda Tewas di Pesawat, 14 Kru Dibawa ke Pulau Galang

Sebanyak 13 pilot dan pramugari Garuda Indonesia dikarantina RS Khusus Infeksi COVID-19 pulau Galang. Sebab ada penumpang Garuda yang meninggal di dalam pesawat, pesawat tersebut adalah pesawat carter yang bertolak dari India menuju Fiji.

Namun naas saat mendarat di Thailand ada satu penumpang yang meninggal dunia.

Penumpang itu sebelumnya sudah diperiksa dan dinyatakan negatif Corona.

“RSKI Galang hari ini ditempati oleh pramugari. Pramugari yang mau terbang ke India, singgah ke sini. Jadi ada seorang penumpangnya meninggal, dites tidak positif, tapi pramugari dan pilot diturunkan,” kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Batam Muhammad Rudi, Rabu (1/7).

Akibat kejadian tersebut, maka seluruh pramugari dan pilot yang sempat melayani penumpang akhirnya diturunkan di Batam, mereka digantikan dengan kru pesawat yang baru.

Pramugari dan pilot pesawat itu harus menjalani karantina selama 14 hari sesuai standar di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) COVID-19 Galang.

“Karena ada satu (penumpang) yang meninggal, karena bergabung dengan penumpang, maka mereka tidak boleh terbang lagi (kru pesawat),” kata pria yang juga menjabat Wali Kota Batam.

Dihubungi secara terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, dr Didi Kusmarjadi menjelaskan jika pesawat tersebut merupakan pesawat carter Pemerintah Fiji, saat ini ke 14 kru Garuda itu langsung melakukan swab test.

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.