Roy Suryo Nyinyirin Asian Games, Wasekjen PPP: Mungkin Dia Ngiri

KABARINDONG, Jakarta – Gelaran Asian Games 2018 berjalan sukses. Tidak sedikit yang mengapresiasi sukses Indonesia menjadi tuan rumah pesta olahraga multieven terbesar di Asia itu. Memang dari pembukaan hingga penutupan kemarin, gelaran Asian Games di Jakarta dan Palembang tidak menemukan kendala.

Selain sukses jadi tuan rumah, prestasi Indonesia di Asian Games juga patut diacungi jempol. Ya, kontingen Indonesia berhasil mengumpulkan 31 medali emas. Itu perolehan medali emas terbanyak selama Indonesia mengikuti Asian Games.

Meski demikian, masih ada yang enggan memberikan apresiasi atas sukses Indonesia di ajang Asian Games. Di antaranya, adalah mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo. Waketum Partai Demokrat itu tetap nyinyir tertama kemunculan Presiden Joko Widodo melalui conference di closing ceremony kemarin.

Mengetahui Roy Suryo masih nyinyir, membuat sejumlah kalangan geram. Salah satunya, Wasekjen PPP Ahmad Baidowi. “Ini juga yang membuat saya bingung. Orang ini kerjaannya selalu nyinyir seperti tak rela orang lain berprestasi,” ujarnya.

Menurut Awiek-panggilan akrab Ahmad Baidowi-Roy Suryo seperti iri hati kontingen Indonesia bisa menorehkan prestasi di ajang Asian Games. Mungkin, lanjut Awiek, saat Roy Suryo menjabat sebagai Menpora, kontingen Indonesia tidak mampu mengukir prestasi yang membanggakan.

“Saya tidak ingat prestasi apa yang dibuat yang bersangkutan ketika menjadi menpora? Atau karena tidak ada prestasi sehingga tidak ada satupun yang bisa diingat oleh anak bangsa,” katanya.

Awiek pun kemudian menyinggung Roy yang menjadi Menpora di era Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) karena Andi Mallarangeng yang menjabat saat itu tersangkut kasus Hambalang. Roy sebagai pengganti Andi pun ketika itu dinilai tak bisa menyelesaikan pembangunan sport center di Hambalang.

“Dia jadi menteri pun karena reshuflle Andi Malarangeng yang tersengat kasus sport center Hambalang. Nah, gimana penyelesaian sport center itu bro Roy?” ujar Awiek.

“Kalau mau main duga-dugaan sesekali dong menduga-duga apa yang akan dilakukan SBY biar berimbang, jadi nggak nyinyir mulu. Atau karena sikapnya yang selalu seperti ini, mungkin jadi alasan dia pernah dilarang bicara ke publik oleh partainya?” lanjut anggota Komisi II DPR itu. (ziz/wan)

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.