Pilkada Tuban PAN Main Di Dua Kaki

Menjelang Pilkada serentak 9 Desember 2020 mendatang dinamika politik untuk berburu rekomendasi maju sebagai bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tuban, Jawa Timur semakin menarik. Pasalnya DPP Partai Amanat Nasional (PAN) mengeluarkan dobel rekom pada calon yang berbeda. Pilkada Tuban PAN main di dua kaki.

Setelah sebelumnya salah satu bakal calon Bupati dan wakil Bupati pasangan Eko Wahyudi – Agus Maimun mengklaim telah mendapatkan Rekom dari PAN yang dikeluarkan Oleh DPP PAN pada bulan Juli 2020, dengan nomor rekomendasi PAN/ktps/KU-SJ/209/VII/2020.

akan tetapi, juga muncul Rekom dari DPP PAN kepada Pasangan Setiadjit – RM. Armaya Mangkunegara di bulan Agustus 2020, Dengan rekomendasi nomor: PAN/ktps/KU-SJ/243/VIII/2020

Sekretarias DPW PAN Jatim, Basuki Babussalam menjelaskan, rekomendasi menjadi ranah DPP PAN. Sehingga keputusan yang disampaikan menjadi ranah DPP PAN. Berbedanya rekomendasi silahkan ditanyakan DPP.
“Itu ranah pusat, karena rekomendasi dari DPP, Secara hukum yang dijalankan adalan aturan yang baru,” Tegas Basuki.

Pilkada Tuban PAN main di dua kaki. Dihubungi terpisah, Setiadjit mengaku dirinya sudah dipanggil langsung ketua umum DPP PAN, Sekjen dan Bendahara Umum di Jakarta.

Kepala Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur itu kini mengantongi dukungan Partai PDI Perjuangan, PAN, PBB, Hanura, PPP.
“Iya, Pertemuan itu untuk memberikan rekomendasi sebagai cabup Tuban”, Terang Setiadjit.

Jika benar pasangan Setiadjit-RM. Armaya mendapatkan dukungan dari Partai PDIP, PAN, PPP, PBB, dan hanura maka sudah bisa dipastikan akan melaju pada tahap berikutnya pada Pilkada Tuban Mendatang.

“Saya didukung PDI Perjuangan, PAN, PBB, Hanura, PPP, dengan Total jumlah 12 DPRD Tuban, ‘Pungkasnya. (DUM/KABARINDONG)

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.