Bendera PDIP Dibakar, Budiman Sudjatmiko: Provokasi Untuk Jadikan Indonesia Seperti Suriah

Politikus PDIP Budiman Sudjatmiko nampak geram dengan ulah kelompok massa yang membakar bendera partainya saat aksi tolak RUU HIP di depan Gedung DPR/MPR, kemarin. Meski demikian, Budiman mendukung partainya menempuh jalur hukum.

Budiman juga ikut mengerem para kader PDIP yang tersulut emosinya karena aksi pembakaran bendera tersebut. Menurut pentolan aktivis reformasi 98 itu, jika para kader terprovokasi keadaan akan runyam. Bahkan, lebih parah dari tawauran antarkampung.

“@PDI_Perjuangan akan menempuh jalur hukum. Sebab kalau terprovokasi, urusannya bukan cuma spt tawuran antarkampung,” kicau Budiman lewat akun Twitter @budimandjatmiko yang dikutip Kabarindong.com, Kamis (25/6).

Langkah hukum yang akan ditempuh PDIP, kata Budiman, memang tidak akan membuat pelaku pembakar bendera partai berlambang Banteng Moncong Putih jerah. Namun itu tetap harus dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Budiman menduga para pelaku pembakar bendera PDIP memang sengaja ingin melakukan provokasi. Targetnya, menjadikan Indonesia seperti Suriah yang porak-poranda karena perang saudara.

“Apakah dgn jalur hukum, mereka akan kapok? Memang tidak sih. Tugas mereka di Indonesia memang u/ membuat Indonesia jd spt Suriah. Kami ogah,” kicau @budimandjatmiko. Budiman menyertakan twit salah seorang warganet dalam kicauannya.

“Hajar kelompok ini yang bakar bendera PDI Perjuangan dan nuntut Jokowi turun.. Viralkan teman-teman!!,” kicau @Paltiwest.

Akun tersebut menyertakan potongan video yang memperlihatkan sejumlah pengunjuk rasa membakar bendera PDIP. Video berdurasi 2.19 detik tersebut terlihat berlatar gerbang depan Gedung DPR/MPR. (ism/kabarindong)

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.