Duet Aktivis Oposisi Pemerintah Ditolak di Palembang

KABARINDONG, Palembang – Dua aktivis oposisi pemerintah, Ratna Sarumpaet dan Rocky Gerung berencana menggelar diskusi publik di Palembang, Sumatera Selatan. Namun, agenda tersebut terancam tak bisa digelar menyusul adanya penolakan.

Pihak kepolisian juga mengaku tidak memberikan izin diskusi publik yang menghadirkan Ratna Sarumpaet dan Rocky Gerung sebagai pembicara. Bukan tanpa alasan, diskusi publik Ratna dan Rocky itu ditolak dan tidak diberikan izin.

“Palembang ini berbeda dari daerah lain di Indonesia. Di sini masyarakat tenteram dan damai. Jangan diperkeruh dengan kehadiran dua tokoh nasional yang kini sedang kontroversial,” terang Ketua Aliansi Sipil di Palembang Andreas kepada wartawan, Kamis (30/8) kemarin.

Andreas menilai hadirnya kedua tokoh ini di Palembang memang sengaja dikemas dalam konsep diskusi publik. Tapi mereka tetap diyakini memiliki tujuan tertentu. Bahkan dia khawatir diskusi nantinya mengganggu stabilitas keamanan.

“Semua sudah tahu tujuan mereka datang itu apa, yang akan dibahas di sini itu apa. Termasuk salah satunya pasti soal tagar #2019GantiPresiden dan ini dikhawatirkan dapat menimbulkan gejolak seperti yang ada di daerah lain, Babel dan Pekanbaru,” kata Andreas.

Sebelumnya, pihak kepolisian juga menolak memberikan izin untuk acara diskusi bertema ‘2019 ganti presiden’ di Bangka Belitung. Ratna Sarumpaet, Rocky Gerung, hingga Marwan Batubara pun dijadwalkan hadir dalam diskusi tersebut. (guf/wan)

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.