Pakar Media Sosial Sebut Anies Paling Tidak Disukai Netizen

Nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan paling populer di media sosial. Itu bila dibandingkan dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Namun, popularitas orang nomor satu di Ibu Kota itu tidak diimbangi kesukaan. Ya, tingkat kesukaan netizen terhadap Anies Baswedan sangat rendah.

Hal ini diungkapkan Pakar Media Sosial sekaligus pengembang aplikasi Drone Emprit, Ismail Fahmi. Anggapan tersebut berdasarkan pengamatannya sejak 9 Mei 2020 hingga 8 Juni 2020 di media sosial Twitter, Facebook, Instagram, dan YouTube.

“Popularitas Anies 64 persen, Ganjar 19 persen, dan Ridwan Kamil 17 persen,” kata Ismail dalam diskusi daring ‘Dinamika Baru Elektoral, Bagaimana Menurut Riset Big Data’ hari ini, Selasa (16/6).

Lebih lanjut Ismail mengatakan, rumus untuk mengetahui tingkat kesukaan ini dengan melihat selisih dari sentimen positif dan negatif terhadap tokoh-tokoh tersebut.

Berdasarkan Social Network Analysis (SNA), popularitas Anies Baswedan tinggi namun kesukaannya rendah karena sentimen positif dan negatif tentangnya di media sosial hampir sama besar.

“Anies paling tidak disukai (31 persen) dibandingkan Ganjar (53 persen) dan Emil (54 persen),” ungkapnya.

Hasil pemantauan di Twitter, percakapan bersentimen positif tentang Anies bersumber dari akun pribadi dan tokoh-tokoh lain yang mendukungnya.

Terlihat nama-nama akun dengan jumlah pengikut besar seperti @Reiza_Patters, @Mas_Piyuuu, @Azzamizzulhaq, dan lainnya.

Adapun akun-akun besar yang kerap menyuarakan sentimen negatif terhadap Anies Baswedan antara lain @DennySiregar7, @_digeeembok, @mochamadarip, dan lainnya.

“Ini yang membuat Anies populer tapi dia turun favorability-nya,” ucap Ismail.

Selain itu, hashtags yang merujuk kepada Anies Baswedan didominasi tagar serangan bukan dukungan. Contoh tiga tagar yang terpopuler adalah #bansosboncoswanabud, #PSBBJakarta, dan #PSBBAniesGagalTotal.

Berbeda dengan Ridwan Kamil, yang menurut pemetaan Drone Emprit, senitmen positif tentang dia dari akun Twitter pribadinya.

Emil hampir tidak memiliki tim sosial media untuk menyuarakan hal-hal positif tentang dia. Di sisi lain, akun yang kontra terhadap Emil juga minim. “Ridwan Kamil lone ranger, tanpa promotor, dan minim kontra.”

Akun-akun yang menyuarakan sentimen negatif terhadap Ganjar juga sedikit. Namun, bedanya dengan Emil, Ganjar Pranowo memiliki pendukung yang kerap menyuarakan hal-hal positif tentang dia. (ism/kabarindong)

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.