Pemulangan Habib Rizieq Tanggung Jawab Siapa? Begini Kata Din Syamsuddin

Penceramah Betawi Haikal Hassan nampak lega karena mendapat dukungan dari Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin terkait rencana pemulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

Dukungan pemulangan Habib Rizieq dari Din Syamsuddin itu diungkapkan Haikal Hassan dalam diskusi yang digelar Habib Rizieq Shihab Center (HRS Center) secara daring dengan tema Pemulangan IB HRS dari Pengasingan Politik, Minggu (23/8).

Seperti disampaikan Haikal, pemulangan Habib Rizieq menurut Din sudah menjadi tanggung jawab negara. “Pemulangan Habib Rizieq Shihab adalah suatu keniscayaan dan merupakan tanggung jawab negara,” ungkap Din melalui keterangan yang dibacakan Haikal dalam diskusi.

Sebagai catatan, dalam diskusi itu, Din absen karena menghadiri acara lain. Namun, Din memberikan pernyataan sikap kepada Haikal untuk dibacakan saat diskusi.

Lebih lanjut, Din mengutip amanat pembukaan UUD 1945 berkaitan dengan pemulangan Habib Rizieq. Dalam pembukaan itu tertera bahwa negara harus melindungi segenap rakyat dan seluruh tumpah darah Indonesia.

“Maka kewajiban dan tanggung jawab negara untuk melindungi habib Rizieq Shihab sebagai Warga Negara Indonesia,” lanjut dia.

Mantan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu tidak terima jika negara abai atas pemulangan Habib Rizieq. Terlebih lagi, negara melakukan tindakan menghalangi kepulangan Habib Rizieq yang tiga tahun berada di Arab Saudi.

“Tindakan demikian bisa dianggap inkonstitusional karena bertentangan dengan amanat konstitusi tadi,” beber Din.

“Saya berpesan, marilah berjuang untuk pemulangan beliau (Habib Rizieq?). Namun, jangan terjebak dan terhasut dalam rekayasa mereka,” timpal Din melalui Haikal. (ism/kabarindong)

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.