Survei ASI Terkait Kinerja Kabinet: Bidang Keamanan Oke, Bidang Hukum Memble

Jelang satu tahun usia pemerintah Joko Widodo-Ma’ruf Amin, lembaga surveri Arus Survei Indonesia (ASI) melakukan riset. Kali ini riset yang dilakukan terkait tingkat kepuasan publik terhadap kinerja duet Jokowi-Ma’ruf.

Hasil survei menyebutkan, bahwa 67,4% publik mengaku puas. Meski demikian, publik setuju bila dilakukan perombakan kabinet Indonesia Maju.

Itu karena, beberapa pembantu Jokowi-Ma’ruf Amin ada yang dianggap tidak bekerja maksimal. “Ya, hasil survei kami, 75 ,6 persen publik setuju ada perombakan kabinet atau resuffle,” tandas Direktur Eksekutif ASI Ali Rif’an kepada Kabarindong.com, Jumat (19/6).

Terkait kinerja pemerintahan dalam beberapa bidang, tingkat kepuasan publik paling tinggi tertuju pada Bidang Keamanan (74,8%), disusul Bidang Pendidikan (73,3%), Bidang Kesehatan (72,0%), Bidang Ekonomi (66,2%), Bidang Politik (64,1%) dan Bidang Hukum (61,6%).

Tingginya kepuasan publik di Bidang Kemanan karena peran lembaga terkait yang dalam beberapa bulan terakhir mampu mengatasi situasi keamanan nasional di tengah pandemi Covid-19.

Sedangkan rendahnya kepuasan publik terhadap Bidang Hukum sangat dipengeruhi oleh dinamika politik belakangan di mana lembaga-lembaga terkait kerap mengeluarkan kebijakan kontroversial yang mengundang persepsi kurang baik di masyarakat, seperti dibebaskannya sekitar 35 ribu napi.

“Ini menimbulkan keresahan publik karena mereka berulah lagi, ataupun soal penegakan hukum yang terkesan masih tebang pilih, dan lainnya,” kata Rif’an.

Menurut persepsi publik, tingkat kepuasan terhadap kinerja para menteri kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin relatif kurang menggembirakan lantaran angkanya rata-rata di bawah 50%. Hasil survei ini bisa menjadi cacatan evaluasi bagi Presiden Jokowi untuk meninjau kembali para pembantunya.

Di sisi lain, terkait wacana perombakan/reshuffle kabinet, sebanyak 75,6% (gabungan sangat setuju + cukup setuju) publik mengatakan setuju. Sementara 16,9% (gabungan kurang setuju + sangat tidak setuju) mengatakan tidak setuju. Sisanya 7,5% mengaku tidak tahu/tidak jawab. Artinya publik menginginkan performa kinerja menteri yang ada saat ini harus lebih baik lagi.

Sekadar diketahui, ASI melakukan survei jelang satu tahun usia pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin. Hasil survei yang diberi tema “Evaluasi Publik Jelang 1 Tahun Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin” itu, dilakukan 9-12 Juni 2020 di 34 provinsi di Indonesia.

Survei menggunakan metode telesurvei, yaitu responden diwawancara melalui kontak telepon menggunakan kuesioner. Metode penarikan sampel Multistage Random Sampling. Jumlah responden 1000 responden dengan margin of error +/- 3.1% pada tingkat kepercayaan 95%.

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.