Hadapai Madrid, Guardiola Rindu Fans City di Tribun

Manchester City kembali akan berhadapan dengan Real Madrid. Ya, kedua tim tersebut harus menuntaskan bentrok untuk mendapatkan tiket babak 8 Besar Liga Champions.

Pada bentrok pertama 27 Februari lalu, City berhasil mempermalukan Real Madrid di depan pendukungnya. Dalam bentrok itu, tim berjuluk The Citizen menang dengan skor tipis 2-1.

Kemenangan itu menjadi modal bagi City kalah kembali bersua Madrid di di Etihad Stadium, Sabtu (8/8) mulai pukul 02.00 WIB nanti. The Citizen hanya butuh hasil imbang untuk dapat melenggang ke babak 8 Besar.

Namun, Pelatih Manchester City, Pep Guardiola menegaskan hasil leg pertama, tidak bisa jadi ukuran. Itu karena, pertandingan itu dilakoni sebelum kompetisi terhenti akibat pandemi Covid-19. “Leg pertama sudah lama dimainkan. Sudah sangat lama sekali,” katanya saat konferensi pers jelang laga.

Artinya, David Silva dkk tetap harus bekerja keras untuk bisa memenangkan leg kedua. “Sekarang kami menjadi tuan ruamh, tetapi tanpa fan. Anda tahu, ini (sepak bola) olahraga rakyat, untuk rakyat. Para pemain ingin bermain dengan fan ada di tribun dan untuk diri mereka sendiri, tetapi sekarang itu tidak mungkin,” imbuhnya.

Guardiola mengaku, timnya sudah jauh-jauh hari menyadari akan meladeni Real Madrid tanpa penonton. “Ini adalah kenyataan. Hal utama adalah kesehatan. Kami harus menghadapinya,” ujar pelatih asal Catalan itu.

Guardiola menjelaskan, timnya telah banyak membahas soal pertemuan kedua dengan Madrid. “Kami telah membicarakan hal itu, terkadang Anda hanya perlu memberi tepuk tangan kepada lawan. Kami sadar bahwa kami harus punya banyak cara menghadapi mereka. Saya menyadari siapa Zinedine Zidane. Namun, untuk sebuah serunya sebuah pertandingan, saya pikir Madrid adalah tim yang Anda harapkan bisa Anda hadapi,” tutur Guardiola.

Dia menambahkan, untuk saat ini, timnya hanya bisa fokus dengan kekuatan sendiri untuk memenangi pertandingan. “Saya fokus pada apa yang harus kami lakukan agar klub ini bisa melaju ke babak berikutnya,” tandasnya.

“Saya ingin mengalahkan Madrid, lawan apa pun, siapa pun mereka,” tegas Guardiola.

Mantan pelatih Barcelona ini lalu menyebut salah satu pemain Real Madrid yang harus diwaspadai. “Karim Benzema adalah salah satu pemain utama yang harus diperhatikan City. Benzema luar biasa, fantastis. Namun, saya tidak meminta pemain saya secara khusus memperhatikan satu pemain lawan,” pungkasnya. (yab/kabarindong)

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.