Kurva Belum Melandai, Wacana Sanksi Makin Menguat

Pemerintah semakin mantap akan memberikan sanksi kepada warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan pencegahan penularan virus Corona. Karena ketidakpatuhan warga itu membuat kurva Covid-19 di Indonesia masih cukup tinggi.

Ya dalam sepakan terakhir termasuk Selasa (14/7) hari ini, rata-rata pertambahan pasien positif Covid-19 baru di atas 1.000. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menyampaikan, penambahan pasien positif Covid-19 pada hari ini sebanyak 1.591 orang.

Dengan demikian, jumlah pasien positif Covid-19 di Indonesia saat ini menjadi 78.572 orang. “Kami mendapatkan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 1.591 orang sehingga totalnya mencapai 78.572 orang,” ujar Yurianto dalam konferensi pers, Selasa (14/7) sore.

Penambahan kasus baru Covid-19 tersebut diketahui setelah dilakukan pemeriksaan terhadap 23.001 spesimen dari 12.015 orang yang diperiksa dalam sehari. Dengan catatan, satu orang bisa menjalani pemeriksaan spesimen lebih dari satu kali.

Total spesimen yang sudah diperiksa hingga saat ini adalah 1.097.468 spesimen dari 642.164 orang yang diperiksa.

Terkait penyebaran, setidaknya ada enam provinsi yang mencatat lebih dari 100 kasus baru Covid-19. Jawa Timur masih mencatat penambahan terbanyak dengan 353 pasien baru.

Selanjutnya, disusul DKI Jakarta dengan 268 kasus baru. Berikutnya, ada Sulawesi Selatan dengan 197 kasus baru, Kalimantan Selatan dengan 161 kasus baru, Sumatera Utara dengan 130 kasus baru, dan Bali dengan 101 kasus baru.

Yurianto tidak lupa menyampaikan data pasien yang sembuh dari paparan virus Corona. Pada hari ini jumlah pasien sembuh sebanyak 947 orang. Mereka yang dinyatakan sembuh setelah pemeriksaan dengan metode polymerase chain reaction (PCR) memperlihatkan hasil negatif virus corona.

Dengan demikian, total ada 37.636 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh dan tak lagi terinfeksi virus corona.

Selain itu, Yurianto menyampaikan data pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Dalam periode 13-14 Juli 2020, diketahui ada penambahan 54 pasien yang tutup usia setelah terinfeksi virus corona. “Sehingga, totalnya menjadi 3.710,” pungkasnya. (ism/kabarindong)

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.