RS Indonesia di Jalur Gaza Dibombardir Tentara Israel

Kabarindong – Serangan membabi buta yang dilakukan militer Israel ke wilayah Jalur Gaza menimbulkan kerusakan sejumlah bangunan. Bahkan, Rumah Sakit (RS) Indonesia di berada di wilayah Palestina ikut hancur akibat serangan yang dilancarkan, Sabtu (27/10) pagi waktu setempat.

Militer Tel Aviv menyatakan sebanyak 80 target yang digempur jet-jet tempurnya. Serangan tersebut diklaim sebagai respons atas tembakan puluhan roket yang dilontarkan oleh kelompok milisi di Gaza, sehari sebelumnya.

Menurut laporan Reuters, konfrontasi Gaza dan Israel ini merupakan yang terbesar sejak Agustus lalu. Belum ada laporan soal korban jiwa maupun luka dalam serangan militer Israel itu. Termasuk korban dalam serangan yang menyasar RS Indonesia di Gaza.

RS Indonesia yang digempur Israel berada di Bayt Lahiya, utara Gaza. Beberapa foto yang beredar menunjukkan bangunan medis itu mengalami kerusakan cukup parah. Video yang beredar juga menunjukkan kepanikan para pasien dan tenaga medis rumah sakit.

Medical Emergency Rescue Committe (MER-C), sebuah lembaga Islam untuk bantuan kesehatan, membuat pernyataan pers. Mereka mengatakan sekitar lima roket jatuh tidak jauh dari lokasi RS Indonesia.

“Dentuman keras kelima roket tersebut menyebabkan guncangan keras di area sekitar, bahkan mengakibatkan kerusakan di beberapa bagian RS Indonesia,” bunyi pernyataan MER-C.

Dalam siaran pers tersebut, Reza Aldilla Kurniawan; seorang relawan MER-C, merinci kerusakan yang dialami bangunan RS. Di antaranya, kantor administrasi, toilet, koridor, ICU, dan fasilitas lain.

Reza mengaku sedang berada di dalam bangunan Wisma Rakyat Indonesia yang terletak di belakang RS Indonesia ketika serangan Israel terjadi. “Guncangan besar sekali, debu-debu jatuh dari atap. Saya langsung keluar dari wisma dan melihat kondisi Rumah Sakit Indonesia mengalami kerusakan di beberapa bagian,” katanya. Menurutnya, para pasien sudah dipindahkan ke lokasi yang lebih aman.

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.