Gugus Tugas: Jangan Tanya Kapan Pandemi Covid-19 Berakhir

Lima bulan sudah pandemi Covid-19 telah menerjang Indonesia. Namun, sejuah ini belum ada tanda-tanda pandemi virus yang telah menjangkiti lebih dari seratus ribu orang tersebut bakal berlalu.

Pemerinta pun tidak belum berani memastikan wabah virus Corona ini akan berlalu. Hal itu seperti diungkapkan Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito.

Dia mengaku tidak mengetahui kapan berakhirnya pandemi coronavirus disease 2019 di Indonesia. Menurutnya, pertanyaan itu akan terjawab ketika masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan. Seperti memakai masker, rajin mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak.

“Jangan tanyakan kapan pandemi akan berakhir. Tetapi tanyakan kepada diri sendiri kapan bisa disiplin memakai masker, jaga jarak, dan cuci tangan,” kata Wiku dalam keterangan resmi yang disiarkan akun Youtube BNPB Indonesia, Selasa (4/8).

Lebih lanjut Wiku mengakui, masyarakat mulai merasa bosan menghadapi COVID-19. Sehingga melontarkan pertanyaan soal waktu berakhirnya pandemi.

Namun, dia berharap masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan untuk menekan angka penularan. “Jadi sekali lagi kami mohon saudara-saudara sekalian agar betul-batul dapat mempromosikan perilaku hidup bersih sehat, terutama protokol kesehatan dengan rajin mencuci tangan, menjaga jarak, dan selalu memakai masker,” ungkap Wiku.

Terkait waktu pandemi, Wiku bercerita soal sejarah penularan virus di dunia. Pandemi virus pernah terjadi pada rentang 1334 sampai 1350 Masehi.

Di sisi lain, kata Wiku, dunia juga pernah mengalami pandemi Spanish Flu. Kala itu memakan 50 sampai 100 juta kematian di dunia. Wiku pun mengajak seluruh elemen bangsa untuk terlibat dalam percepatan penanganan COVID-19 ini.

“Diperlukan kerja sama semua pihak, kami sebagai pemerintah dan juga masyarakat Indonesia untuk tetap disiplin melakukan protokol kesehatan, karena dengan melakukan protokol kesehatan yang disiplin, tidak hanya melindungi Anda, tetapi juga melindungi orang lain,” pungkasnya. (ism/kabarindong)

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.