Serma Rama Akan Dimakamkan di TMP, Danrem 031: Dia Pahlawan Negara

Jenazah Serma Rama Wahyudi yang gugur di Kongo akan dibawa pulang ke Tanah Air. Prajurit TNI yang menjadi pasukan penjaga perdamaian PBB (MONUSCO) tersebut rencananya akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan, Pekanbaru, Riau.

Komandan Korem (Danrem) 031 Wira Bima Brigjen M Syech Ismed mengungkapkan, bahwa Serma Rama Wahyudi merupakan anggota TNI AD yang berdinas di Denpal (Detasemen Peralatan) 014 Pekanbaru.

“Dia merupakan anggota dari Denpal,” kata Danrem di Pekanbaru, Rabu (24/6).

Saat mendapat tugas menjadi penjaga keamanan PBB di Kongo, almarhum Serma Rama Wahyudi berangkat bersama sejumlah anggota TNI AD lainnya. “Ya, dia tidak sendiri dari Pekanbaru. Ada anggota TNI lainnya yang berangkat ke Kongo,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan, selain akan dimakamkan di TMP, mendiang Rahma diusulkan naik pangkat. Namun, terkait kenaikan pangkat, masih menunggu intruksi dari Panglima TNI. “Untuk kenaikan pangkat almarhum menunggu arahan Panglima TNI,” kata M Syech Ismed.

Saat ini, pihak Korem 031 Wira Bima dan Detasmen Peralatan Peralatan (Denpal) 14 Pekanbaru saat ini masih menunggu pemulangan jenazah ke Pekanbaru.

Menurut Danrem, pemulangan dari Kongo sampai ke Pekanbaru membutuhkan waktu beberapa hari. Pucuk pimpinan tertinggi TNI AD di Riau ini mengatakan pihaknya mempersiapkan proses pemakaman.

“Dia pahlawan negara. Dia gugur saat bertugas bersama PBB. Pengurusan jenazah (di Kongo) ada aturannya. Mungkin dalam beberapa hari tiba di Pekanbaru,” tandasnya.

Sekadar diketahui, pemberontak yang tergabung dalam Pasukan Sekutu Demokratik (ADF) diduga menyerang pasukan penjaga perdamaian PBB (MONUSCO) di Republik Demokratik Kongo (DRC) pada Senin malam, 22 Juni 2020.

Dalam serangan itu anggota TNI AD Serma Rama Wahyudi dilaporkan gugur dan seorang mengalami luka ringan. (dra/kabarindong)

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.