Update Covid-19: Tambah 1.113, Kasus Positif di Indonesia Jadi 49.009

Pemerintah kembali menemukan kasus positif Covid-19 baru di sejumlah daerah di Indonesia. Kasus positif Covid-19 yang ditemukan pada Rabu (24/6) sebanyak 1.113 kasus.

Dengan demikian, secara keseluruh jumlah kasus psotif Covid-19 di Tanah Air menjadi 49.009 orang. Hal ini diungkapkan, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 di Indonesia, Achmad Yurianto.

“Kami mendapatkan kasus konfirmasi positif sebanyak 1.113 orang, sehingga totalnya sebanyak 49.009 orang,” ujarnya, dalam konferensi pers dari Graha BNPB, Rabu sore.

Sebanyak 1.113 kasus baru yang didapatkan pada hari ini, diketahui berdasarkan pemeriksaan terhadap 21.233 spesimen dalam periode yang sama. Dengan begitu, sudah ada pemeriksaan 689.452 spesimen dari 413.919 orang yang diambil sampelnya.

Yurianto juga mengungkapkan daerah dengan penambahan kasus baru tertinggi, pada hari ini. Jawa Timur tercatat sebagai provinsi dengan kasus baru terbanyak dengan 183 pasien. Disusul DKI Jakarta dengan 157 pasien, Sulawesi Selatan dengan 132 pasien, Maluku Utara dengan 95 pasien, dan Kalimantan Selatan dengan 90 pasien.

Selain itu Yurianto juga membeberkan data pasien yang sembuh dari paparan virus Corona. Menurutnya, ada penambahan pasien sembuh sebanyak 417. Mereka dinyatakan sembuh setelah dua kali dinyatakan negatif virus corona berdasarkan pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR).

Dengan demikian, kini ada 19.658 pasien Covid-19 yang sudah dianggap sembuh setelah sempat terinfeksi virus corona.

Namun, masih ada kabar duka yang disampaikan Yurianto dengan masih adanya pasien meninggal setelah sebelumnya terpapar Covid-19. Ada 38 pasien Covid-19 yang tutup usia dalam periode 23-24 Juni 2020. “Sehingga totalnya menjadi 2.573 orang,” ujar Achmad Yurianto.

Data OPD dan PDP Semua provinsi atau 34 provinsi di Indonesia saat ini sudah mencatat adanya kasus Covid-19. Secara khusus, sudah ada 443 kabupaten/kota yang terdampak dari 34 provinsi.

Angka ini bertambah satu daerah ketimbang data kemarin. Selain itu, pemerintah juga mengumumkan data mengenai jumlah orang yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP). Saat ini ada 36.648 orang yang berstatus ODP. Kemudian, ada 13.069 orang berstatus PDP. (ism/kabarindong)

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.