Bawaslu Keluarkan Rekomendasi, KPU Tuban Gagal Pleno

Kabarindong.  Agenda rapat pleno terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutkhiran (DPHP) dan penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tuban Jawa Timur yang digelar pada kamis 10 September 2020 terpaksa ditunda, Pasalnya Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tuban melayangkan surat saran perbaikan.

Dikonfirmasi terkait gagalnya rapat pleno hari ini Ketua KPU Tuban, Fatkul Ihsan menyatakan bahwa penundaan pleno sesuai saran dari Bawaslu. “Lebih jelasnya bisa langsung tanyakan ke Bawaslu,” Singkatnya (10/9)

Sementara itu, Bawaslu Kabupaten Tuban melalui Surat nomor 046/K.Jl-28/PN.00.02/IX/2020 memberikan rekomendadi saran perbaikan kepada KPU Tuban agar pleno ditunda

 “Iya, kita telah mengirimkan rekomendasi dan saran perbaikan kepada KPU dikarenakan dari hasil evaluasi pengawasan yang telah kita lakukan pada saat rekap ditingkat Panitia Pemungutan Suara (PPS) sampai Tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) masih ada yang belum sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU),” Terang Sulamul Hadi, Ketua Bawaslu Kabupaten Tuban.

Lebih lanjut pria yang akab dipanggil Gus Hadi ini menjelaskan bahwa pada proses sebelumnya Bawaslu telah memberikan rekomendasi dan saran perbaikan kepada PPK, akan tetapi hal itu tidak dilaksanakan sehingga saran perbaikan ditingkatkan kepada KPU Tuban.

“Kita merekomendasikan kepada KPU untuk melakukan penundaan pleno rekapitulasi, karena ini masih dalam penanganan pelanggaran terkait data pemilih yang masih belum diberikan KPU kepada Bawaslu, dan praktis pleno hari ini tidak bisa dilakukan, dan KPU masih punya waktu sampai tanggal 14 September untuk mengaendakan ulang”Pungkas Gus Hadi

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.