Viral Pesepeda Perempuan Berbaju Ketat dan Tak Menutup Kepala, Wali Kota Banda Aceh Berang

Viral pesepeda perempuan di Banda Aceh yang tak mengenakan hijab dan berbaju ketat, turut mengundang perhatian pengguna sosial media.
Foto dan video para perempuan itu beredar di jagad maya, ada sekitar 10 wanita bergowes mengelilingi Kota Banda Aceh dengan pakaian secara aturan di Aceh dinilai tidak sopan dan melanggar ketentuan lokal yakni perda syariat Islam

Sekelompok perempuan itu diketahui mulai ramai dibicarakan sejak Minggu (5/7) kemarin, mereka menjadi sorotan lantara berbaju seksi warna pink dan tanpa mengenakan penutup kepala.
Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman sudah mendapat laporan itu. Dia membenarkan adanya kelompok sepeda perempuan yang gowes di sekitar kotanya.

Aminullah kemudian langsung meminta petugas Satpol PP dan Polisi Wilayatul Hisbah (WH) untuk mencari dan segera mengamankan para perempuan itu karena dinilai melanggar syariat Islam.
“Kota ini menerapkan syariat Islam, setiap tamu yang datang harus menghargai dan mentaati aturan yang ada di kota ini,” kata Aminullah, Senin (6/7).

Foto : https://www.instagram.com/p/CCQ9ZQTFlfN/?utm_source=ig_embed

Aminullah menyebutkan, Satpol PP dan WH harus menangkap para pelaku dan membawa mereka ke kantor untuk diberikan pembinaan. Menurutnya, aksi yang dilakukan wanita tersebut merupakan tindakan pelanggaran syariat Islam.
“Satpol PP dan WH cari keberadaan mereka, panggil dan lakukan pembinaan,” tegas Aminullah.

Aminullah mengimbau, bagi siapa pun yang berada di wilayahnya diminta untuk menghargai nilai-nilai syariat yang berlaku. Meskipun tamu dari kalangan non muslim, mereka harus bisa menghargai norma-norma yang ada di Aceh.

Dari foto yang beredar di media sosial, sekelompok pesepeda perempuan itu terlihat berpose di Pantai Ulee Lheue. (nop/kabarindong)

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.