Istri Eks Dandim Kendari Tetap Dilaporkan Polisi

KABARINDONG – Postingan Irma Nasution, istri Dandim Kendari Kolonel Hendi Suhendi terkait aksi penusukan Menko Polhukam, Wiranto berbuntut panjang. Tak hanya, suaminya dicopot dari jabatannya, Irma sepertinya harus berurusan dengan pihak yang berwajib.

Kabarnya, Irma dilaporkan ke pihak yang berwajib terkait postingan nyinyirnya. Irma dianggap telah melanggar Undang-Undang ITE. Danrem 143/Halu Oleo, Kendari Kolonel Inf. Yustinus Nono Yulianto juga membenarkan adanya laporan ke polisi terkait postingan Irma.

Terkait laporan itu, Yustinus mengaku menyerahkan kepada pihak kepolisian. “Sesuai arahan KSAD, memang harus diserahkan ke kepolisian. Kita mengikuti aturan yang berlaku, berdasarkan UU,” kata Danrem 143/Halu Oleo, Kendari, Kolonel Inf Yustinus Nono Yulianto, saat dihubungi wartawan, Senin (14/10).

Menurut Yustinus, postingan istri eks Dandim Kendari tersebut masuk ke ranah UU ITE. Pihak Korem ikut mendampingi saat Irma dibawa ke Polda Sultra pada Minggu (13/10).

“Karena sudah ranahnya UU ITE, sehingga pengusutannya kita serahkan ke Polda” imbuh Yustinus.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sultra AKBP Harry Goldenhardt mengatakan polisi masih mendalami laporan atas posting-an Irma Nasution. Belum ada keterangan soal rencana pemanggilan pihak terkait pelaporan. “Laporannya sudah kami terima Minggu kemarin,” kata Harry dihubungi terpisah.

Sebelumnya, pengacara Irma Nasution, Supriadi, menegaskan status nyinyir yang ditulis Irma Nasution, yang viral di media sosial, bukan terkait penusukan Wiranto. Posting-an status itu tak menyebut nama Wiranto sama sekali.

“Kalau saya kan dari posting-an itu ada jawaban, ada komen lantas di-posting itu juga dijawab bahwa tidak ada niatan untuk menyinyir atau seperti apa dan ataukah memang tidak menjurus ke situ (Wiranto) ia semata-mata curhatan pribadi saja tapi tidak menuju kepada Pak Wiranto,” terang Supriadi, Minggu (13/10).

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.