Ultimate magazine theme for WordPress.

Cara Asuh Anak Ala Orang Tua Korea

0

- Advertisement -

Cara mengasuh anak di Negara Korea, khususnya Korea Selatan mengedepankan kecerdasan sosial, emosional anak, dan juga kesopanan. Cara asuh anak ala orang tua Korea dengan seni memahami perasanaan orang lain dalam menjalin hubungan sosial, telah memberikan kesan tersendiri.

Memahami Keinginan Anak dan Tidak Memaksakan Kehendak Orang Tua

Cara asuh yang pertama adalah dengan memahami keinginan dari anak itu sendiri. Tidak jarang ada orang tua yang merasa bahwa ia mampu mengetahui dengan baik apa yang terbaik untuk anaknya. Padahal, orang tua tidak selalu mengetahui apa yang diinginkan oleh si anak.

Anda bisa mencoba bertanya kepada si anak, apa yang dia suka dan tidak suka. Anda juga bisa menanyakan mengenai minatnya sebagai modal untuk Anda dapat mengembangkan bakatnya, sehingga Anak dapat tumbuh dengan bagia bersama bakat dan hobi positifnya.

Memberikan Penjelasan Mengenai Dampak dan Manfaat

Tidak sedikit orang tua di Indonesia yang mendidik anaknya dengan teguran “jangan itu…”, “nggak boleh..”, “No..no” ala bahasa inggris. Kebiasan tersebut dapat Anda rubah sedikit demi sedikit menjadi kebiasan baru dengan memberikan penjelesan mengenai baik dan buruknya tindakan anak.

Semakin dilarang untuk suatu hal, si anak akan menjadi penasaran, sehingga sering mengulangi tindakannya. Sebagai orang tua, Anda tentu harus melarang anak ketika akan melakukan sesuatu yang berdampak buruk. Akan tetapi, caranya bisa dirubah supaya bisa diterima dengan baik oleh anak.

Anda bisa memberikan penjelasan yang menarik kepada si anak mengenai efek dari tindakan yang akan atau telah dilakukannya. Dengan demikian, diarapkan anak tidak menjadi penasaran dan mampu memahami hasil dari tindakannya.

Menggunakan Teknik Nuchi

Cara asuh anak ala orang tua Korea berikutnya, adalah menggunakan teknik pola auh Nuchi. Nuchi adalah teknik yang sering digunakan oleh orang tua Korea untuk mendidik anaknya. Konsep pola asuh ini juga berfokus terhadap situasi dan juga lingkungan sosial secara keseluruhannya.

Dengan demikian, anak bisa mengamati situasi sekitar dan memberikan respon yang terhadap segela sesuatu yang terjadi. Untuk mempraktikkan konsep Nuchi, Anda hanya memerlukan 3 aspek penting yaitu telinga, mata, dan pikiran yang tenang.

Konsep Nachi diterapkan oleh orang tua Korea kepada anaknya ketika sang anak sudah mencapai usia 3 tahun.

Mengajarkan Anak Menghargai Lingkungan

Konsep Nuchi juga mengajarkan bahwa ada orang lain yang harus dihormati kehadirannya. Ketika anak mampu menghargai orang di sekitarnya sejak dini, hal tersebut mampu meningkatkan kecerdasan sosial emosional anak di kemudian hari.

Anak juga bisa menghargai kebersamaan, sehingga menjadi lebih mudah untuk membangun suatu hubungan. Selain itu, anak menjadi lebih cerdas dalam menjalin hubungan ketika masuk dalam dunia kerja.

Melatih Kedisiplinan

Sekolahan di Korea Selatan pada umumnya tidak mempekerjakan petugas kebersihan. Hal tersebut dikarenakan, anak-anak dilatih untuk disiplin dan mampu bertanggung jawab terhadap lingkungan. Bentuk tanggung jawab tersebut biasanya berupa membersihkan bekas makan, mengepel, dan lainnya.

Selain untuk melatih kedisiplinan, anak juga akan bisa menghargai lingkungan dan juga fasilitas yang tersedia. Ketika anak menggunakan sesuatu, ia juga akan menjaga dan melestarikan. Cara asuh anak ala orang tua korea bisa Anda coba untuk mendidik dan mengasuh anak Anda.

Keberhasilan, karakter dan watak seorang anak juga bisa dipengaruhi oleh pola asuh yang diterapkan oleh kedua orang tuanya. Dengan demikian, penting untuk Anda bisa menerapkan pola asuh yang baik, matang, dan terstruktur. 

 

- Advertisement -

Leave A Reply

Your email address will not be published.