Jumlah Korban Ledakan Beirut Diyakini Sangat Besar

Kawasan pelabuhan Beirut, Lebanon, Selasa (4/8) sore waktu setempat mendadak menjadi mencekam. Itu setelah terjadi ledakan dahsyat yang menghacurkan kawasan tersebut.

Belum diketahui penyebab ledakan. Media Israel Haaretz.com menyebut akibat ledakan tersebut, sejumlah korban luka terlihat di lokasi dan sejumlah bangunan di pelabuhan Beirut luluh lantak.

Menurut saksi mata, sedikitnya terjadi dua ledakan besar yang terdengar. Bahkan, ledakan yang terakhir sangat dahsyat sehingga kawasan yang berjarak ratus meter bahkan kilo meter dari pusat ledakan bergetar.

Dilihat dari tayangan siaran langsung kantor berita Reuters lewat akun Facebooknya, kerusakan akibat ledakan itu sangat dahsyat. Lebih dari lima bangunan besar menyerupai gudang, hancur berantakan.

Puing-puing berserakan di sekitarnya. Truk dan sejumlah kendaraan roda empat lainnya bergelimpangan diduga karena guncangan akibat ledakan.

Sementara itu, Laman media Russia Today menyebut ada dugaan yang meledak tumpukan kembang api di gudang pelabuhan. Namun, informasi tersebut belum terverifikasi.

Rekaman video menangkap gelombang kejut yang menghantam bangunan. Dan, awan jamur mirip ledakan bom nuklir membubung ke angkasa.

Kementerian Kesehatan Libanon menginstruksikan semua rumah sakit yang tersedia untuk bersiap menerima korban luka.

Melalui televisi, Menteri Kesehatan Lebanon mengatakan, korban luka diyakini sangat tinggi. Belum ada laporan tentang korban tewas. (yab/kabarindong)

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.