Ultimate magazine theme for WordPress.

Cek Peluang Investasi di Tahun Macan Air Lewat Teknik Membaca Wajah

0

- Advertisement -

Kabarindong.com – Memasuki tahun macan air yang dimulai hari ini, ada peluang investasi yang bisa dimanfaatkan oleh setiap orang. Namun, bagi Anda yang masih bingung, Anda bisa memprediksinya melalui face reading atau teknik membaca wajah, lho.

Dijelaskan pakar Face Reading Erwin Yap, bahwa tahun macan air ini identik dengan pohon atau tanaman yang sangat lebat. Pohon atau elemen kayu ini juga melambangkan ekonomi yang tahun ini diprediksi akan semakin tumbuh dengan dinamis dan agresif, disertai dengan kompetisi yang semakin meningkat.

“Dengan mengetahui cara membaca dan menganalisis wajah, seseorang bisa mengenali peluang dirinya untuk meningkatkan kualitas kehidupannya,” ujar Erwin dalam siaran pers Allianz, Selasa (1/2/2022).

Erwin menerangkan bahwa bagian wajah dibagi jadi tiga bagian atau trinitas kosmik, yaitu langit, manusia, dan bumi.

Baca Juga:
Jangan Main-main, Menteri Bahlil Lahadalia Ancam Cabut Izin Investasi Mangkrak Tahun Ini

Langit di antaranya meliputi bagian dahi, yang menunjukan usia masa muda sampai dengan umur 30 tahun.

Manusia meliputi bagian alis sampai ujung hidung, menggambarkan usia produktif 30 hingga 55 tahun.

Kemudian Bumi meliputi bagian ujung hidung sampai ujung dagu, menggambarkan usia pensiun di atas 55 tahun.

Berdasarkan pembagian wajah tersebut, saat usia muda bisa menginvestasikan 30 hingga 40 persen pendapatan pada portofolio investasi yang berisiko tinggi. Contohnya seperti saham, bitcoin, hingga pemberi pinjaman.

Sementara di usia produktif, menginvestasikan 40 hingga 50 persen pendapatan di portofolio investasi yang berisiko sedang, seperti reksadana.

Baca Juga:
Tahun Macan Daniel Johan Ajak Masyarakat Sumbang Nilai Kerja Keras dan Nasionalisme untuk NKRI: Jangan Jadi Macan Ompong

Terakhir di usia pensiun disarankan menginvestasikan 50 hingga 80 persen dari pendapatan di portofolio investasi yang berisiko rendah, seperti obligasi, emas, tanah, deposito di bank, hingga obligasi.

Menurut Erwin, ini penting untuk dilakukan untuk menjaga keseimbangan chi atau energi. Sehingga kondisi keuangan bisa tetap terjaga di setiap tahapan umur.

- Advertisement -

Leave A Reply

Your email address will not be published.