Dedikasi Muhammad Noor Marzuki Dalam Menuntaskan Sengketa Pertanahan

Muhammad Noor Marzuki sepertinya telah mendedikasikan hidupnya untuk menyelesaikan masalah negara. Terutama masalah rumit di bidang pertanahan.

Tidak sedikit persoalan agraria di negeri ini yang berhasil dituntaskan oleh pria kelahiran Sungai Gerong pada 24 Januari 1958 tersebut. Meski demikian, Noor Marzuki nampaknya masih belum puas.

Diusianya yang sudah lebih dari setengah abad, pria yang kini menjabat sebagai Tim Ahli Wakil Presiden Ma’ruf Amin ini terus membantu masyarakat luas dalam menyelesaikan persoalan agraria.

Menurutnya, masih banyak persoalan agraria yang mesti dituntaskan. Salah satu di antaranya, persoalan tata ruang. “Masalah tata ruang perlu dibenahi. Karena ini salah satu penyebab bencana banjir dan lonsor selama ini,” tutur Noor Marzuki.

Lebih lanjut Noor Marzuki mengungkapkan, sebenarnya pemerintahan Presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin serius menuntaskan berbagai persoalan agraria. Misalnya, pemerintah telah meluncurkan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Namun sayang, program ideal tersebut tidak berjalan optimal.

“Sungguh sangat disayangkan. Program (PTSL) ini bagus, tapi mengapa bisa mandeg?,” kata Noor Marzuki.

“Selain itu, reformasi agraria juga jalan di tempat. Padahal, masyarakat sangat mengharapkan adanya reformasi agraria,” tambahnya.

Akibatnya, banyak sengketa pertanahan tidak dapat diselesaikan. Bahkan, semakin meningkat. “Karena tidak ada yang fokus menyelesaikan dan memberikan solusi,” pungkas pria yang dianugrahi pernghargaan Bintang Jasa 10-30 tahun dari Presiden RI ini.

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.