Ultimate magazine theme for WordPress.

Pemerintah dorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan merata

0

- Advertisement -

Jakarta (KABARINDONG) – Ketua Tim pada Direktorat Bina Usaha Perdagangan Kementerian Perdagangan RI Widiantoro mengatakan, pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan merata sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh pelaku usaha dari berbagai skala.

Baca juga: Indonesia Shopping Festival dimulai 11 Agustus, ada diskon 77 persen

“Pemerintah mendorong agar pertumbuhan ekonomi dapat inklusif dan merata. Pemulihan tidak hanya dirasakan oleh pelaku usaha besar, tapi juga yang kecil,” kata Widiantoro di Jakarta, Rabu.

Oleh karena itu, Widiantoro mengimbau para pelaku usaha besar untuk membantu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar usahanya dapat turut bangkit dan pulih setelah menghadapi tantangan pandemi COVID-19.

“Jadi tidak satu bangkit dan yang lain belum bangkit. Kita harus bangkit dan pulih bersama-sama,” tegasnya.

Baca juga: APPBI percepat pemulihan ekonomi lewat lndonesia Shopping Festival

Widiantoro mengatakan, pemerintah sendiri melalui Kementerian Perdagangan saat ini memiliki beberapa program yang dapat dikolaborasikan dengan pelaku usaha untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional.

Program-program tersebut, antara lain membangun kemitraan antara pengusaha dengan UMKM sebagai pemasok di retail baik yang bersifat offline maupun online di platform belanja daring seperti e-commerce dan marketplace.

Kemudian, membangun kemitraan antara pusat perbelanjaan dan UMKM. Tujuannya, memberikan kesempatan bagi UMKM dan merek lokal untuk hadir di lokasi-lokasi strategis di pusat perbelanjaan.

Program lainnya, lanjut Widiantoro, adalah transformasi digital di sektor retail. Menurut dia, para pelaku usaha saat ini harus mampu melihat teknologi digital sebagai peluang yang baik sekaligus tantangan untuk lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Pelaku usaha diharapkan dapat dengan cepat memanfaatkan tren perdagangan online sejalan dengan dinamika yang berkembang saat ini,” imbuh Widiantoro.

Baca juga: “Somewhere over the rainbow”, alternatif habiskan akhir pekan di MOI

Dia melanjutkan, pemerintah juga bermitra dengan pihak-pihak terkait untuk mengadakan program pelatihan dan pendampingan terhadap para pelaku usaha retail lokal terkait manajemen pengelolaan retail yang efektif dan efisien.

Selain melalui program-program tersebut, menurut Widiantoro, Kementerian Perdagangan juga sangat terbuka terhadap berbagai masukan dan gagasan dari berbagai pihak termasuk Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), guna menciptakan keselarasan terkait kebijakan untuk mempercepat pemulihan ekonomi.

“Kami berharap APPBI sebagai mitra kami dapat terus berpartisipasi memberikan masukan dan gagasan kepada Kementerian Perdagangan sehingga tercipta keselarasan yang kita inginkan bersama dalam pembuatan serta penyempurnaan kebijakan-kebijakan yang terkait,” pungkasnya.

Baca juga: Shopee targetkan partisipasi 1,2 juta UMKM di 9.9 Super Shopping Day

Baca juga: Hari ini, bazar kuliner hingga album baru Teddy Adhitya

Baca juga: Sri Purnomo buka Wonderful Indonesia Culinary and Shopping Festival

Pewarta: Suci Nurhaliza
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © KABARINDONG 2022

- Advertisement -

Leave A Reply

Your email address will not be published.