Ultimate magazine theme for WordPress.

Bapanas siapkan ibu-ibu PKK tanam bahan pangan dukung kesuksesan B2SA

0

Jakarta (KABARINDONG) – Badan Pangan Nasional (Bapanas) tengah menyiapkan program bagi para ibu rumah tangga yang tergabung dalam PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) untuk menanam bahan pangan sebagai langkah mendukung Penganekaragaman Konsumsi Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA).

“Sebagai bagian dari B2SA kami tengah siapkan agar setiap kelompok PKK di setiap desa itu dapat dukungan anggaran untuk dibelikan bibit menanam tanaman-tanaman produktif seperti cabai dan bawang,” kata Sekretaris Utama Bapanas Sarwo Edi saat ditemui di Jakarta, Senin.

Tidak hanya membudidayakan bahan pangan berupa sayur dan buah, Sarwo mengharapkan para ibu PKK juga bisa membudidayakan bahan pangan yang merupakan protein seperti ikan.

Program tersebut nantinya diharapkan bisa membantu masyarakat di setiap desa mendapatkan akses lebih mudah pada bahan-bahan pangan dengan kualitas yang baik dan akhirnya mendorong masyarakat bisa menciptakan kreasi pangan bergizi dari bahan lokal.

“Kita harapkan minimal masyarakat bisa dapat protein (dari ikan), sayur dan buah juga dapat. Karena kita ingin mendorong konsumsinya. Masyarakat Indonesia saat ini soalnya masih kurang konsumsi proteinnya, sayurnya, dan buahnya,” ujarnya.

Baca juga: Bapanas ajak masyarakat amankan pangan dengan tekan “food waste”

Lebih lanjut, Sarwo mengatakan program pembudidayaan bahan pangan di setiap desa yang ada di Indonesia itu juga sejalan dengan program prioritas Pemerintah dalam menangani krisis pangan.

Program ini direncanakan akan berjalan mulai semester II di 2023. “Kami menantikan anggaran tambahannya turun dulu. Juni lah kita harapkan sudah mulai,”kata Sarwo.

Selain program B2SA, Bapanas juga menyiapkan langkah strategis agar masyarakat lebih bijak dalam mengelola hingga mengonsumsi makanan. Misalnya seperti program “Indonesia Bebas Food Waste” yang dicanangkan pada 2022 lalu.

Program tersebut diluncurkan agar masyarakat bisa lebih sadar untuk tidak membuat sampah makanan baik itu berupa food waste (sampah makanan konsumsi) maupun food loss (sampah makanan berupa bahan pangan mentah).

Baca juga: Bapanas salurkan bantuan telur dan ayam perkuat penanganan stunting

Baca juga: Bapanas perkuat stok pangan nasional jelang Lebaran

Baca juga: Bapanas tegaskan impor beras hanya untuk penuhi stok pemerintah

Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Satyagraha
COPYRIGHT © KABARINDONG 2023

- Advertisement -

Leave A Reply

Your email address will not be published.