Studi: Vaksin Booster 90 Persen Efektif Lawan Omicron

VAKSIN booster mRNA 90 persen memberikan perlindungan terhadap Omicron. Hal ini berdasarkan hasil dari tiga penelitian yang dibuat oleh Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) Amerika Serikat. 

Secara keseluruhan, CDC menyarankan bahwa vaksin booster membantu melindungi terhadap infeksi dan penyakit simtomatik.

Vaksin Booster

Terlebih bagi orang dewasa berusia 50 tahun ke atas melihat manfaat paling besar dari dosis ekstra vaksin yang dibuat oleh BioNTech dengan Pfizer atau Moderna.

“Perlindungan terhadap infeksi dan rawat inap dengan varian Omicron adalah yang tertinggi bagi mereka yang mendapatkan vaksinasi terbaru, yang berarti mereka yang dikuatkan ketika mereka memenuhi syarat,” kata Direktur CDC Dr Rochelle Walensky dikutip dari Channel News Asia (CNA), Sabtu (22/1/2022).

Baca Juga : WHO: Anak-Anak dan Remaja Tidak Butuh Vaksin Booster

Dalam penelitian lain yang diterbitkan dalam jurnal medis JAMA, para peneliti meninjau data terhadap 23 ribu lebih kasus COVID-19 yang disebabkan oleh varian Delta atau Omicron.

Baca Juga : Benarkah Vaksin Booster Akan Disuntikkan Setiap 6 Bulan Sekali?

Mereka menemukan bahwa di antara orang yang memiliki gejala mirip COVID dan sudah menerima tiga dosis vaksin mRNA memiliki perlindungan tertinggi dari infeksi dibandingkan dengan mereka yang mendapat dua dosis atau tidak divaksinasi.

Namun, berdasarkan laporan data di Inggris, menyatakan bahwa efektivitas terhadap perlindungan antibodi yang diperoleh dari vaksin booster hanya bertahan sekitar 10 bulan saja. Oleh sebab itu, belum bisa dipastikan berapa lama manfaat vaksin booster dapat bekerja dengan baik.

(hel)


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *